LINTAS SUKABUMI – Pemerintah Pusat kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat, kurang lebih ada 21 juta KPM seluruh Indonesia yang akan mendapatkan bansos beras 10 kg.Bansos beras 10 kg diprioritaskan bagi masyarakat yang selama ini menjadi penerima PKH dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Rencananya pemerintah akan mendistri busikan beras tersebut kepada masyarakat selama 3 bulan, yaitu bulan September, Oktober dan November.
Seperti hal nya hari ini, kelurahan Palabuhanratu kecamatan palabuhanratu Kabupaten Sukabumi kembali menyalurkan Bantuan Ketahanan Pangan Tahap dua berupa beras 10kg kepada 2434 KPM.Untuk Penyalurannya di lakukan secara bertahap dan dalam kurun waktu dua hari yaitu hari Rabu dan Kamis.
Menurut Lurah Palabuhanratu Hendriana, bahwa Bansos Ketahanan Pangan Tahap kedua bulan Oktober ini masih sama jumlahnya dengan bulan September kemarin dan penyalurannya secara bertahap dua hari.
“Ya hari ini merupakan penyaluran bansos tahap kedua, yang mana penyaluran bansos tahap pertama sudah terealisasi, untuk bansos tahap kedua bulan Oktober ini jumlahnya masih sama dengan bulan September kemarin sebesar 2434 KPM dan penyalurannya di target sampai dua hari”Terang Hendriana saat di temui awak Media, Kamis(11/10/2023)
Menurut Hendriana, kalau melihat jumlah KPM yang dulu tentunya dengan yang sekarang dari bulan September sampai Oktober ini mengalami penurunan.Dan ini bukan kelurahan saja tetapi semua desa pun sama.
“Untuk penyaluran bansos beras ini kalau dulu Jumlah penerima KPM itu sebelum yang september dan Oktober ini jumlahnya sampai 2520 KPM, tapi untuk yang sekarang ini jumlahnya menjadi 2434 KPM.dan mungkin ini sifatnya menyeluruh bukan kelurahan saja, desa pun semuanya sama mengalami penurunan “Tandasnya
Hendriana berharap untuk penyaluran beras ke 2434 KPM ini dengan waktu dua hari bisa secepatnya terealisasi dan bisa di gunakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Ya harapan saya seperti itu, untuk target penyaluran beras ke 2434 KPM dengan waktu dua hari ini bisa secepatnya terealisasi dan manfaatnya bisa cepat di rasakan oleh masyarakat, mengingat waktu sekarang ini harga beras di pasaran semakin melonjak dan terus naik”Pungkasnya
Red(LS)












