Pemkab Sukabumi Percepat proses Tahap Kedua Reativasi Kepesertaan PBI JK 

- Publisher

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral guna mempercepat proses groundcheck tahap kedua untuk reaktivasi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), bertempat di Aula Dinas Sosial, Selasa 14 April 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai respon atas penonaktifan sekitar 164 ribu peserta PBI JK di wilayah Kabupaten Sukabumi oleh Kementerian Sosial (Kemensos) per Januari 2026.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman SH MM ini dihadiri oleh jajaran Dinas Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, serta perwakilan pendamping PKH dan Puskesos dari 47 kecamatan.

Sekda H Ade Suryaman SH MM menegaskan bahwa reaktivasi ini merupakan upaya krusial untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa kendala biaya.

memiliki waktu 15 hari ke depan hingga akhir April untuk menuntaskan pemutakhiran data ini. Saya instruksikan kepada seluruh camat dan pendamping di lapangan untuk bekerja ekstra keras. Ini bukan sekadar angka, tapi menyangkut nyawa hidup masyarakat kita yang sedang sakit” tegas Sekda H Ade Suryaman SH MM

Sekda H Ade Suryaman SH MM meminta seluruh pihak, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, untuk menjaga akurasi data..

.Saya minta akurasi dari pemberi data maupun surveyor. Sehingga data yang dhasilkan valid dan bisa pertanhgungjawabkan

Kepala Dinas Sosial Bambang Widyantoro menjelaskan bahwa dari 11 juta peserta yang dinonaktifkan secara nasional, 10,7 juta di antaranya mengalami “Naik Desil” atau peningkatan status kesejahteraan berdasarkan data periodik Kemensos dan BPS. Namun, ditemukan anomali di lapangan di mana warga yang masih membutuhkan bantuan justru tereliminasi dari sistem.

Kepala BPS Kabupaten Sukabumi, Muhammad Solihin, menambahkan bahwa groundcheck tahap II ini bertujuan memvalidasi kondisi rill ekonomi warga menggunakan 39 kriteria dari BPS.

menggunakan teknologi geotagging foto rumah dan titik koordinat untuk memastikan objektivitas. Kami ingin meminimalisir inclusion error (orang mampu yang menerima bantuan) dan exclusion error (orang miskin yang tidak tercover),” jelas Muhammad Solihin.

Diketahui Hingga pertengahan April 2026, progres groundcheck Kabupaten Sukabumi baru mencapai angka 7%. Meskipun menduduki peringkat kedua tertinggi di Jawa Barat secara volume data, angka ini masih jauh dari target 100% di akhir bulan.

Pihak BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi juga memberikan opsi bagi warga yang membutuhkan layanan darurat saat status PBI JK-nya nonaktif, yaitu dengan mendaftar sebagai peserta mandiri atau melalui jalur PBPPU Pemda dengan ketentuan yang berlaku.

Red cucup LS

Berita Terkait

Pisah Sambut Camat Palabuhanratu, Dewan H.Junajah Jajah”Langkah Awal untuk Menuju Perubahan”
Bupati Sukabumi Resmikan Sekber dan Mengajak agar Tetap jaga Kerukunan antar Umat
Letak Geografis Desa Wangunsari Cisolok Sukabumi
Bupati Sukabumi Buka Muscab III BPC HIPMI di Saunggeulis Cisaat
Bea Siswa Bupati Sukabumi Bertambah jadi 170 Orang di Tahun 2026
H.Iman Adinugraha Dukung Dispar Aktifkan kembali Tolget sebagai Sumber Keuangan Daerah
Halal Bihalal Dinas PU: Bupati Sampaikan Agar Seluruh Jajaran Dinas PU harus Aktif dan Responsif untuk Masyarakat
Demi Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Pemkab Sukabumi Lantik 93 ASN

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 12:24 WIB

Pemkab Sukabumi Percepat proses Tahap Kedua Reativasi Kepesertaan PBI JK 

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

Bupati Sukabumi Resmikan Sekber dan Mengajak agar Tetap jaga Kerukunan antar Umat

Kamis, 9 April 2026 - 12:43 WIB

Letak Geografis Desa Wangunsari Cisolok Sukabumi

Rabu, 8 April 2026 - 13:11 WIB

Bupati Sukabumi Buka Muscab III BPC HIPMI di Saunggeulis Cisaat

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

Bea Siswa Bupati Sukabumi Bertambah jadi 170 Orang di Tahun 2026

Berita Terbaru