LINTAS SUKABUMI – Jumlah pasien yang datang ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi kerap membeludak.
Tak heran jika ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang terdapat di RSUD Palabuhanratu ini terkadang penuh sesak oleh pasien.
Angka pasien yang datang setiap harinya itu diperkirakan bisa mencapai 600 hingga 700 orang.Sehingga pihak RSUD khususnya di Ruang IGD terkadang kewalahan mengurus pasiennya.Pasien yang datang itu bukan hanya pasien lokal yang ada di kabupaten Sukabumi, tetapi banyak juga yang datang dari kabupaten Lebak Propinsi Banten.karena hanya ke RSUD Palabuhanratu Kab.Sukabumi yang menurutnya paling terdekat dari pada harus ke Rangkas atau Lebak.Dan karena inilah yang menyebabkan setiap harinya pasien membludak di RSUD Palabuhanratu ini.
Disamping itu, tidak jarang pula masyarakat yang mengeluh dengan beragam permasalahan yang terjadi terutama dari segi pelayanan.
Direktur Utama (Dirut) RSUD Palabuhanratu dr. Rika Mutiara Sukanda, M.H.Kes mengatakan, pihaknya akan terus berbenah serta berkomitmen untuk selalu berupaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
“Kami tentunya tidak menutup diri terhadap apapun kritikan, saran, serta masukan yang disampaikan, karena itu bagian dari kecintaan masyarakat terhadap RSUD Palabuhanratu,” ujar dr. Rika saat melakukan diskusi bersama Forum Bersama Media Mitra Perubahan Sukabumi (FBM2PS), pada Kamis, 22 Juni 2023.
Mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi itu juga kerap menekankan terhadap para pegawainya untuk membiasakan diri melaksanakan “3S” dalam kondisi apapun, yakni Senyum, Salam, Sapa sebagai salah satu bentuk bagian dari pelayanan yang ramah.
Di sisi lain, pihak RSUD Palabuhanratu juga meminta dukungan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Sukabumi terkait dengan peningkatan sarana prasarana yang harus dipenuhi.
Pasalnya, sebagai rumah sakit rujukan satu-satunya yang ada di Palabuhanratu tentunya harus terus mengupgrade kemampuan diri.
Ed(*LS)












