Nelayan Hilang di Tegalbuleud Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Tiga Hari Pencarian

- Publisher

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS SUKABUMI – Setelah tiga hari dilakukan pencarian intensif, nelayan yang sempat dilaporkan hilang di perairan Pantai Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban bernama Karom (45) ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Selasa (14/10/2025) pagi, sekitar pukul 07.20 WIB, di pesisir Pantai Kongsi, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, atau sekitar 7 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hilang.

Jenazah korban berhasil ditemukan pagi ini oleh tim SAR gabungan saat melakukan penyisiran lanjutan di hari ketiga operasi. Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Suryo Adianto, Koordinator Pos SAR Sukabumi, kepada awak media.

Menurut Suryo, sejak awal pencarian, tim gabungan telah melakukan berbagai metode penyisiran, baik melalui jalur laut, darat, maupun udara.

Di laut, penyisiran dilakukan dengan menggunakan perahu nelayan hingga radius 5 mil laut ke arah barat dari lokasi kejadian. Sementara di darat, petugas menelusuri garis pantai sejauh 4 kilometer, dan pemantauan udara dilakukan menggunakan drone dengan jangkauan hingga 1 kilometer dari titik hilangnya korban.

Operasi pencarian ini melibatkan puluhan personel gabungan dari berbagai unsur, antara lain Pos SAR Sukabumi, Polsek Tegalbuleud, Satpol PP Kecamatan Tegalbuleud, P2BK, HNSI, Linmas, KSB, Destana, dan masyarakat setempat.

Sinergi lintas instansi tersebut menjadi faktor penting dalam proses pencarian hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.

Diketahui, Karom dilaporkan hilang pada Minggu (12/10/2025) sekitar pukul 07.00 WIB saat sedang menjala ikan di perairan Pantai Tegalbuleud. Diduga kuat, korban terseret ombak besar yang tiba-tiba datang saat aktivitas melaut berlangsung.

(Rep JS)

Berita Terkait

Sebanyak 836 KPM Bantuan Ketahanan Pangan Berupa Beras 30kg di Salurkan Pemdes Wangunsari Cisolok 
Sukabumi Expo 2026 : Bupati Sukabumi Resmi Buka Pasar Rakyat UMKM di HJKS Ke-156
Polres Sukabumi Gelar Apel Kebangsaan Bersama Tiga Pilar demi Menjaga Keamanan dan Ketertiban
Komisi I DPRD Kab.Sukabumi Meminta Pemerintah Daerah Bertindak Cepat Menyikapi Kasus Penyalahgunaan Narkotika yang Menyeret Oknum Kepala Desa
Panitia Lokal Salurkan Donasi kepada Penyintas Bencana Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya secara Transparansi
Program Gerakan Langit Biru: H.Iman Adinugraha Soroti Krisis Sampah di Kabupaten Sukabumi dan Perlu penanggulan Bersama
Pray For Kesepuhan Ciptamulya: Kodim 0622 Gerak Cepat Kirimkan Personel dan Bantu Evakuasi Warga di Kebakaran hebat Kampung Adat Ciptamulya
Pelantikan Pengurus APSI, Bupati Sukabumi Drs H Asep Japar M.M.Tegaskan Harus Jadi Pengerak Peningkatan Kualitas Pembelian 

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:55 WIB

Sebanyak 836 KPM Bantuan Ketahanan Pangan Berupa Beras 30kg di Salurkan Pemdes Wangunsari Cisolok 

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Sukabumi Expo 2026 : Bupati Sukabumi Resmi Buka Pasar Rakyat UMKM di HJKS Ke-156

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:05 WIB

Polres Sukabumi Gelar Apel Kebangsaan Bersama Tiga Pilar demi Menjaga Keamanan dan Ketertiban

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Komisi I DPRD Kab.Sukabumi Meminta Pemerintah Daerah Bertindak Cepat Menyikapi Kasus Penyalahgunaan Narkotika yang Menyeret Oknum Kepala Desa

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Panitia Lokal Salurkan Donasi kepada Penyintas Bencana Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya secara Transparansi

Berita Terbaru