LINTAS SUKABUMI – Pemdes Jayanti Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Salurkan Bantuan dari Kementrian Sosial berupa Beras 10kg dan Minyak Kita yang di salurkan ke 517 Keluarga Penerima Manfaat(KPM).
“pada hari ini telah dilakukan penyaluran bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) kepada warga Desa Jayanti. Total penerima manfaat sebanyak 517 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk alokasi dua bulan, yaitu Oktober dan November”terang kepala desa Jayanti Nandang,S.Ag ke Lintassukabumi.com, Selasa(9/12/2025).
Sebelum melaksanakan Pembagian, kepala desa Jayanti memberikan arahan dulu kepada seluruh keluarga penerima manfaat(KPM).
“Salah satu instruksi penting adalah pemasangan stiker resmi Kemensos pada setiap liter minyak bantuan. Hal ini dilakukan untuk menegaskan bahwa bantuan tersebut tidak boleh diperjualbelikan dalam bentuk apa pun”katanya

Dalam kegiatan penyaluran ini, turut hadir perwakilan dari Kecamatan Palabuhanratu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta berbagai unsur lembaga desa untuk memastikan proses penyaluran bantuan ini berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
Pemerintah desa berharap agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Kepala Desa Nandang, juga mengajak warga untuk tetap memiliki empati terhadap saudara-saudara di Aceh dan Sumatra yang saat ini tengah terdampak musibah.
Ia menyampaikan bahwa warga Jayanti tetap berupaya memberikan dukungan moral maupun bantuan sesuai kemampuan sebagai bentuk solidaritas.
Di akhir penyampaiannya, Kepala Desa Jayanti menjelaskan bahwa proses pengisian aplikasi pendataan bansos sempat mengalami pengulangan karena adanya kendala pada periode sebelumnya.
“Alhamdulilah sampai saat ini meskipun tadi pagi dua sesi penyalurannya , sesi pertama langsung oleh KPM yang menerimanya dan sesi siangnya oleh warga KPM yang mewakilkan pengambilannya, agar dalam pengisian aplikasinya tidak terjadi Miss seperti pengisian aplikasi sebelum-sebelumnya,karena di bulan yang lalu ketika kami isi itu tidak ada masalah tapi setelah satu hari kemudian ketika kami mau melaporkan ternyata masih ada nasalah maka harus terjadi pengulangan, pemotoan dan lain sebagainya”pungkasnya












