Ground Breaking : RS Bumi Jayanti mulai di Bangun, Perluas Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat Sukabumi Selatan

- Publisher

Minggu, 20 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS SUKABUMI – Ground Breaking peletakan batu pertama untuk Pembangunan Rumah Sakit (RS) Bumi Jayanti di kawasan Cangehgar, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, telah selesai , dan ini pertanda secara resmi proses pembangunannya akan dimulai. Dan diharapkan dapat memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah sukabumi selatan.

Rumah Sakit Bumi Jayanti direncanakan memiliki kapasitas sebanyak 101 kamar rawat inap. Rumah sakit berlantai empat ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang medis yang komprehensif, meliputi Intensive Care Unit (ICU), Neonatal Intensive Care Unit (NICU), ruang isolasi, ruang khusus pasien BPJS, hingga ruang VVIP.

Owner RS Bumi Jayanti, Ir. Darnely Guril,MSc atau yang akrab disapa Bu Guril, menekankan bahwa pembangunan rumah sakit ini tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan bisnis. Ia memandang fasilitas kesehatan harus memberikan manfaat luas bagi Masyarakat.

“Kesuksesan itu ukurannya tidak selamanya uang. Rumah sakit ini bukan hanya melayani orang sakit, tetapi juga harus punya program edukasi, penyuluhan, dan pelatihan kepada masyarakat,” ujar Bu Guril, Minggu(20/9/2026).

Program edukasi kesehatan menjadi prioritas sebagai upaya preventif. Hal ini ditujukan untuk menekan risiko kematian ibu saat melahirkan serta mendukung penurunan angka stunting dalam jangka panjang. Selain itu, Bu Guril juga berkomitmen agar layanan rumah sakit dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan secepatnya.

Dan lebih lanjut, Bu Guril juga menjelaskan terkait masalah pasien BPJS tetap akan diperlakukan sama dan tidak memilah Milah dengan prinsip bisa bermanfaat untuk orang lain.

“Karena tujuan tadi untuk kemanfaatan orang banyak, jadi kita tidak terlalu pilah, mana pasien eksklusif mana pasien BPJS , jadi terkesannya orang yang pake BPJS itu orang yang tidak mampu, padahal misi kita bagaimana bisa bermanfaat untuk oranglain, dan saya mau secepatnya ada BPJS”jelasnya

Kehadiran RS Bumi Jayanti mendapat respons positif dari pihak pemerintah dan legislatif. Anggota Komisi VII DPR RI, Iman Adinugraha, menilai keterlibatan swasta sangat diperlukan sebagai kompetisi bagi RSUD yang sudah ada dan supaya lebih baik lagi pelayanannya.

“Kalau mereka berkompetisi, tentu yang diuntungkan adalah masyarakat kita. Masyarakat akan mendapatkan pelayanan yang semakin baik dari rumah sakit di sekitarnya,” kata politisi Partai Demokrat tersebut. Ia juga menyoroti potensi pembukaan lapangan kerja baru dan manfaat CSR bagi warga setempat.

Menurutnya, pembangunan fasilitas kesehatan tidak dapat hanya mengandalkan anggaran pemerintah. Investasi swasta juga dibutuhkan untuk mempercepat pemerataan infrastruktur pelayanan masyarakat.

“Pembangunan ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat. Keterlibatan pihak swasta sangat diperlukan untuk membangun fasilitas pelayanan publik,” kata Imam Adinugraha

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, menyambut baik penambahan kapasitas tempat tidur di kabupaten tersebut. Ia menekankan bahwa sistem pelayanan kesehatan ke depan tidak hanya melihat klasifikasi rumah sakit, tetapi juga kompetensi layanan.

“Yang kami prioritaskan adalah masyarakat. Dengan adanya kompetitor fasilitas kesehatan rujukan, yang diuntungkan adalah masyarakat,” ungkap Masykur.

Ia menambahkan bahwa perizinan operasional akan menjadi tahapan berikutnya setelah aspek pembangunan dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait.

Ia menjelaskan sistem pelayanan kesehatan ke depan tidak hanya berorientasi pada klasifikasi rumah sakit, tetapi juga kompetensi layanan yang dimiliki.

“Rumah sakit dengan kompetensi tertentu dapat menjadi rujukan bagi fasilitas kesehatan lain apabila memenuhi persyaratan yang ditetapkan,” jelasnya.

Masykur menambahkan pembangunan dan operasional rumah sakit merupakan tahapan berbeda. “Sejumlah aspek terkait pembangunan telah dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait, sedangkan perizinan operasional akan menjadi tahapan berikutnya sesuai ketentuan,” ungkapnya.

Mengingat lokasi Palabuhanratu yang berada di kawasan rawan bencana, aspek keselamatan struktur bangunan menjadi perhatian utama. Perwakilan kontraktor pelaksana, Mustofa Kamal Aziz, menjelaskan bahwa konstruksi RS Bumi Jayanti mengikuti standar Kementerian Kesehatan dan Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Struktur yang digunakan memakai pondasi bore pile. Mengingat Palabuhanratu merupakan kawasan yang rawan bencana dan gempa, struktur bangunan diperkuat untuk menghadapi kondisi tersebut,” jelas Mustofa.

Selain ketahanan struktur, pengelolaan lingkungan juga menjadi bagian integral dari pembangunan. Limbah medis dan limbah cair akan ditangani melalui fasilitas pengolahan khusus yang dikoordinasikan dengan pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.

Pembangunan RS Bumi Jayanti ditargetkan rampung pada 17 Agustus 2027, yang sekaligus dijadwalkan menjadi momentum peresmian operasional layanan. Dalam proses pembangunan dan persiapan operasional, prioritas penyerapan tenaga kerja lokal akan diberikan kepada masyarakat sekitar yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan.

Dengan kapasitas 101 kamar dan rencana integrasi dengan BPJS Kesehatan, RS Bumi Jayanti diproyeksikan menjadi tulang punggung baru layanan kesehatan di Palabuhanratu, mendekatkan akses medis berkualitas bagi masyarakat Sukabumi Selatan.

Dari sisi arsitektur, bangunan RS Bumi Jayanti dirancang dengan fasad yang mengadopsi karakter kapal dan ombak, sebagai bentuk identitas yang selaras dengan kawasan pesisir Palabuhanratu.

Berita Terkait

Dulu Tempuh 2 Kilometer Demi Air Bersih, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Rasakan Manfaat Sumur Bor TMMD ke-130 Kodim 0622
Wakil Ketua Komisi XII Hj Dewi Asmara S.H.M.H. Dialog Pembinaan, Idologi Pancasila Di Pondok Pesantren Azzaniayyah Kabupaten Sukabumi
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Golkar UJANG ABDUROHMAN ROHMI(Dewan BATMAN) Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026
Wakil Ketua Komisi XIII Hj Dewi Asmara S.H.M.H. Dialog Pembinaan, Idologi Pancasila Di Kabupaten Sukabumi
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Dorong Kedaulatan Pangan, Dinas Pertanian Fasilitasi 1.280 Bibit Tanaman bagi Petani
Tak Hanya Membangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Juga Peduli Kesehatan Ibu dan Anak
Perkuat Kerukunan dan Spiritualitas, TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Keagamaan bagi Warga
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Bersama Warga Gotong Royong Angkut Kayu untuk Renovasi Masjid Al Barokah

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Dulu Tempuh 2 Kilometer Demi Air Bersih, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Rasakan Manfaat Sumur Bor TMMD ke-130 Kodim 0622

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Wakil Ketua Komisi XII Hj Dewi Asmara S.H.M.H. Dialog Pembinaan, Idologi Pancasila Di Pondok Pesantren Azzaniayyah Kabupaten Sukabumi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Wakil Ketua Komisi XIII Hj Dewi Asmara S.H.M.H. Dialog Pembinaan, Idologi Pancasila Di Kabupaten Sukabumi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Dorong Kedaulatan Pangan, Dinas Pertanian Fasilitasi 1.280 Bibit Tanaman bagi Petani

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Tak Hanya Membangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Juga Peduli Kesehatan Ibu dan Anak

Berita Terbaru