LINTAS SUKABUMI – Bekerja sama dengan elemen relawan kesehatan, DPD Media Independen Online (MIO) Sukabumi Raya terus menunjukkan komitmen dan kepedulian sosialnya di lapangan. Pemimpin Redaksi CatatanNews.id sekaligus Pengurus MIO Sukabumi Raya Bidang Advokasi Kesehatan, Mamat Suherman yang akrab disapa Dolen, turun langsung mendampingi warga kurang mampu yang tengah menjalani perawatan di RSUD Sekarwangi, Cibadak, Kabupaten Sukabumi.
Aksi kemanusiaan ini dilakukan bersama Ketua Forum Relawan Kader Kesehatan Kecamatan Kalapanunggal, Moch. Safrudin, guna memastikan warga yang mengalami kendala ekonomi dan hambatan administrasi medis mendapatkan penanganan dan hak pelayanan kesehatan yang layak.
Dolen menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari fungsi advokasi dan kepedulian MIO Sukabumi Raya terhadap persoalan krusial yang dihadapi masyarakat kecil.
“Kami hadir untuk memberikan bantuan langsung dan mendampingi warga yang terkendala ekonomi, terutama mereka yang belum memiliki jaminan kesehatan BPJS maupun jaminan medis lainnya. Bidang Advokasi Kesehatan MIO Sukabumi Raya akan terus mengawal agar persoalan masyarakat kurang mampu saat mengakses fasilitas kesehatan dapat teratasi,” ujar Dolen saat berada di RSUD Sekarwangi.

Menurut Dolen, persoalan kesehatan masyarakat bukan sekadar urusan medis, melainkan tanggung jawab moral seluruh elemen daerah. Kehadiran insan pers yang tergabung dalam MIO Sukabumi Raya diharapkan dapat memberi dampak nyata dan menjadi jembatan antara kebutuhan rakyat dengan kebijakan pemerintah.
Di tempat yang sama, Ketua Forum Relawan Kader Kesehatan Kecamatan Kalapanunggal, Moch. Safrudin, mengapresiasi sinergi advokasi bersama Pengurus MIO Sukabumi Raya. Ia menyoroti masih banyaknya warga yang terbebani persoalan biaya saat sakit.
“Sinergi dengan Bidang Advokasi Kesehatan MIO sangat membantu di lapangan. Kami prihatin melihat masih ada warga belum ber-BPJS yang kesulitan saat membutuhkan pelayanan mendesak. Ini menjadi evaluasi penting perlunya ketepatan pendataan agar jaminan kesehatan daerah benar-benar tepat sasaran,” ungkap Safrudin.
Aksi kolaborasi ini diharapkan menjadi pemantik bagi seluruh pihak dan instansi terkait agar persoalan administrasi serta keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi warga Sukabumi untuk mendapatkan hak pelayanan kesehatan.(*)












