SEBANYAK 35 PESERTA MENGIKUTI TOUR DE SEJARAH, KUNJUNGI BEBERAPA TEMPAT BERSEJARAH DI KAB SUKABUMI, TEMA”SEJARAH PERKEBUNAN INDUSTRI MASA KOLONIAL”

- Publisher

Rabu, 6 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS SUKABUMI – Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Jujun Junaedi, mewakili Bupati Sukabumi melepas peserta tour de’sejarah Sukabumi di alun-alun Palabuhanratu. Rabu, 6 Agustus 2023. Peserta tour de’sejarah diikuti oleh 35 peserta terdiri dari sembilan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas dengan mengusung tema sejarah perkebunan industri masa kolonial.

Peserta tour akan menyusuri beberapa lokasi antara lain, titik nol kilometer, jembatan kuning Bagbagan, perkebunan Cibungur, PLTA Ubrug Warungkiara, perkebunan Sukamaju, dan pabrik karet Gutta Percha Tjipetir.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Jujun Junaedi, menjelaskan, segala potensi yang dimiliki Kab. Sukabumi akan terus diperkenalkan kepada generasi muda, karena betapa pentingnya pemahaman nilai sejarah ini untuk memberi penyemangat bagi setiap orang.

“Melalui tour de’sejarah ini ialah memperkenalkan segala potensi Kab. Sukabumi kepada masyarakat khusus nya generasi muda” Ucapnya.

Menurut Jujun, pengenalan tempat bersejarah akan banyak manfaat yang didapat, terutama untuk meresapi suatu kejadian dimasa lalu dalam pengembangan suatu kawasan.

“Tour ini bermakna bagaimana generasi muda bisa melihat secara langsung tempat-tempat bersejarah yang ada di Kab. Sukabumi. Dengan begitu generasi muda akan tumbuh pengetahuan seni, tradisi dan pengetahuan sejarah di wilayah Palabuhanratu” Jelasnya.

Jujun berharap, generasi muda harus mengaplikasikan nilai sejarah yang bermakna positif, adapun nilai negatifnya harus diperbaiki agar bisa bermanfaat.

Sekretaris Disbudpora Kab. Sukabumi, Anita Mulyani menambahkan, tujuan tour sejarah sukabumi guna menambah pengetahuan tentang kesuksesan perkebunan industri masa kolonial.
Sejarah perkebunan di Indonesia erat sekali kaitannya dengan sistem pemerintahan kolonial yang berlaku sejak masa VOC sampai berakhirnya masa pemerintahan Hindia Belanda di Indonesia. Kebijakan-kebijakan yang diterapkan pemerintah kolonial itu turut memberi warna dalam sejarah perkebunan di Indonesia.

“Jadi anak-anaku silahkan nanti dilihat dan disimak begitu besarnya sejarah yang dimiliki Kabupaten Sukabumi ini” Imbuhnya.(***)

Berita Terkait

Pererat Soliditas Angkatan, Siswa BOZ DDP 55 Nusantara Gelar Silaturahmi di Setukpa Polri
Pengurus PERWOSI Kab.Sukabumi di Lantik dan di Kukuhkan, Bupati”Harus Kompak dan Berkolaborasi untuk Membangun Suksbumi”
Menanggapi Dinamika dan Polemik yang berkembang di media sosial, SMP PGRI 2 Kalapa Nunggal akan Perbahatui Panitia P2SP
Bumdesma Tangguh Mandiri Parungkuda LKD Gelar Khitanan Massal Gratis, 100 Anak Ikuti Kegiatan Sosial
Pemkab Sukabumi Gelar Upacara Harkitnas ke-118, Tema”Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”
Rapat Dinas, Bupati Sukabumi Drs H Asep Japar M,M, Kolaborasi dan Kordinasi Lintas Sektor Dalam Pelayanan Masarakat
Bupati Sukabumi Resmikan Masjid Jami Nurul Huda Nagrak Utara
Swasti Saba Wistara Sekda H Ade Suryaman SH MM Kalaborasi Sinergi Kunci Meraihnya Kembali 

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:52 WIB

Pererat Soliditas Angkatan, Siswa BOZ DDP 55 Nusantara Gelar Silaturahmi di Setukpa Polri

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:57 WIB

Menanggapi Dinamika dan Polemik yang berkembang di media sosial, SMP PGRI 2 Kalapa Nunggal akan Perbahatui Panitia P2SP

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:57 WIB

Bumdesma Tangguh Mandiri Parungkuda LKD Gelar Khitanan Massal Gratis, 100 Anak Ikuti Kegiatan Sosial

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:04 WIB

Pemkab Sukabumi Gelar Upacara Harkitnas ke-118, Tema”Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:14 WIB

Rapat Dinas, Bupati Sukabumi Drs H Asep Japar M,M, Kolaborasi dan Kordinasi Lintas Sektor Dalam Pelayanan Masarakat

Berita Terbaru