LINTAS SUKABUMI – Sebanyak 100 Paket Sembako dan Obat-obatan di salurkan Bank BRI yang diwakili oleh Pimpinan Cabang BRI Kanca Cibadak yaitu Yoga Setiawan ke Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Dan ini sebagai bukti nyata bahwa BRI Peduli terhadap Masyarakat Kecamatan Palabuhanratu yang terdampak Banjir. Dan kemudian didistribusikan ke sejumlah titik terdampak yang cukup parah secara bersama-sama, Jumat (14/3/25).
Bantuan ini diterima secara simbolis oleh Camat Palabuhanratu, Deni Yudono didampingi Sekretaris, Hendriana. Setelah serah terima, tim gabungan dari pihak kecamatan, Bank BRI, dan relawan setempat langsung menyalurkan bantuan ke warga yang membutuhkan.
“Kami mengapresiasi kepedulian Bank BRI terhadap masyarakat Palabuhanratu yang terdampak banjir. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka yang saat ini masih dalam pemulihan pasca-bencana. Semoga ini bisa meringankan beban mereka,” ujar Hendriana mewakili Deni Yudono.
Salah satu titik distribusi bantuan berada di Kampung Cijambe, RT 01/17, yang menjadi salah satu wilayah terdampak cukup parah. Warga setempat, Awan Gunawan, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bank BRI dan semua pihak yang peduli dengan kondisi kami. Bantuan ini sangat membantu kami, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari pasca-banjir,” ungkap Awan.
Banjir yang melanda Palabuhanratu, Kamis (6/3/25) lalu, mengakibatkan sejumlah rumah terendam, merusak fasilitas umum, dan membuat warga kesulitan mendapatkan bahan pokok serta obat-obatan. Oleh karena itu, kehadiran bantuan dari berbagai pihak, termasuk Bank BRI, menjadi sangat berarti bagi masyarakat yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.
Dengan adanya dukungan ini, Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu warga terdampak.
“Semoga kepedulian ini terus berlanjut dan semakin banyak lembaga serta perusahaan yang turut membantu pemulihan masyarakat,” tutup Hendriana.
Bantuan dari Bank BRI ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi bencana dan pemulihannya. (***)












