DPRD KAB SUKABUMI GELAR RAPAT PARIPURNA KE-10 TS 2025, TENTANG PENYAMPAIAN NOTA PENGANTAR BUPATI ATAS RAPERDA PAJAK DAERAH DAN RESTRIBUSI DAERAH

- Publisher

Kamis, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS SUKABUMI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat paripurna ke-10 pada Tahun Sidang 2025, dalam rangka Penyampaian Nota Pengantar Bupati Sukabumi atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan atas Perda Nomor 15 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Acara tersebut digelar di Ruang Rapat utama Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Pada Kamis, (10/04/2025).

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Budi Azhar Mutawali, S.IP., dan didampingi oleh Wakil Ketua III DPRD Ramzi Akbar Yusuf, SM. Selain itu, turut hadir pula Wakil Bupati, H. Andreas, SE, para anggota DPRD, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, para Camat se-Kabupaten Sukabumi, dan tamu undangan.

Agenda rapat paripurna tersebut adalah Penyampaian Nota Pengantar Bupati Sukabumi atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan atas Perda Nomor 15 Tahun 2023 tentang PDRD. Proses ini merupakan tindak lanjut dari:

Surat Menteri Dalam Negeri Nomor : 900.1.13.1/1415/Kedua Tanggal 27 Maret 2025 tentang Hasil Evaluasi Perda Kabupaten Sukabumi Nomor 15 Tahun 2023 dan;

Surat Bupati Sukabumi Nomor : 900.1.9/3031/Hukum/2025 tentang Permohonan Paripurna Raperda.

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, SE, menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap perubahan regulasi di tingkat nasional, khususnya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan bahwa kedua regulasi nasional tersebut menjadi landasan pokok kebijakan pajak dan retribusi dalam kerangka hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. Lebih lanjut, Raperda ini disusun sebagai tindak lanjut atas evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan.

Beberapa penyesuaian signifikan yang diusulkan dalam Raperda tersebut antara lain:

Penyederhanaan Tarif PBB-P2: Penerapan single tarif untuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) diharapkan dapat meningkatkan kemudahan dan transparansi.

Dukungan UMKM Melalui PBJT: Penyesuaian batasan peredaran usaha yang dikecualikan dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas penjualan makanan/minuman, bertujuan untuk meringankan beban usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Klasifikasi Tarif PBJT Tenaga Listrik: Pengenaan tarif PBJT tenaga listrik akan diklasifikasikan berdasarkan daya, sehingga mencerminkan konsumsi energi yang berbeda.

Efisiensi Regulasi: Penghapusan pengaturan yang tumpang tindih atau tidak relevan, serta penambahan dan penyesuaian variabel dalam penghitungan retribusi, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemungutan.

Pencabutan Peraturan Daerah yang Tidak Relevan: Pencabutan Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 3 Tahun 2016 tentang Retribusi Pelayanan Kepelabuhanan mencerminkan upaya penyederhanaan regulasi.

Penyesuaian Rincian Retribusi: Penyesuaian Lampiran I, II, dan III terkait rincian retribusi jasa umum, jasa usaha, dan perizinan tertentu akan menyesuaikan dengan kondisi terkini.

Wakil Bupati juga mengingatkan akan pentingnya revisi Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2023, berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan.

Sesuai ketentuan, Bupati dan DPRD Kabupaten Sukabumi wajib melakukan perubahan dalam jangka waktu 15 hari kerja sejak diterimanya surat pemberitahuan hasil evaluasi. Keterlambatan dalam merevisi dapat berakibat pada sanksi berupa penundaan penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) dan/atau Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Penghasilan.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi berharap agar DPRD dapat menerima rancangan peraturan daerah ini dan mengadakan pembahasan lebih lanjut, sehingga menghasilkan peraturan yang optimal dan selaras dengan kepentingan masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Raperda ini diharapkan tidak hanya menyelaraskan regulasi daerah dengan ketentuan yang lebih tinggi, namun juga meningkatkan efektivitas pemungutan pajak dan retribusi daerah, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan pendapatan daerah dan pembangunan yang berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

DPD IWO Indonesia Kab.Sukabumi Kecam Sikap Oknum PWI Bogor: UKW Bukan Syarat Absolut Menghalangi Kerja Jurnalistik
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Peringati Gebyar Bulan Bung Karno 2026, Yang di warnai dengan Kegiatan Sosial
PAC PDI Perjuangan dan Anggota DPRD Kab.Sukabumi H Junajah Jajah Nurdiansyah, gelar kegiatan “Ngubeuk Kolam Ngala Lauk”
Ada Dua Pembahasan Utama di Rapat Paripurna Ke-6 DPRD Kabupaten Sukabumi Tahun Sidang 2026
Ketua DPRD Kab Sukabumi Apresiasi Antusiasme Warga di Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H 
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kab. Sukabumi TEDDY SETIADI, Mengucapkan “Selamat Tahun Baru Islam 1448H/2026, Semoga Lebih Memperbaiki diri dan Bermanfaat bagi sesama”
Melalui Promosi Desa Wisata, Iman Adinugraha Dorong agar Pariwisata menjadi Penunjang Perekonomian Daerah
MIO Apresiasi Lompatan Kinerja Disdagin : Catatan Program Kinerja 2 Tahun, Menuju Era Ekonomi Mubarokah

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:03 WIB

DPD IWO Indonesia Kab.Sukabumi Kecam Sikap Oknum PWI Bogor: UKW Bukan Syarat Absolut Menghalangi Kerja Jurnalistik

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Peringati Gebyar Bulan Bung Karno 2026, Yang di warnai dengan Kegiatan Sosial

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:17 WIB

PAC PDI Perjuangan dan Anggota DPRD Kab.Sukabumi H Junajah Jajah Nurdiansyah, gelar kegiatan “Ngubeuk Kolam Ngala Lauk”

Senin, 22 Juni 2026 - 19:47 WIB

Ada Dua Pembahasan Utama di Rapat Paripurna Ke-6 DPRD Kabupaten Sukabumi Tahun Sidang 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 23:06 WIB

Ketua DPRD Kab Sukabumi Apresiasi Antusiasme Warga di Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H 

Berita Terbaru