BUPATI MARWAN” DENGAN ADANYA TIM RECHECKING GAGAH BENCANA PEDULI STUNTING, DAPAT MEMBERIKAN MASUKAN UNTUK PENANGANAN STUNTING YANG LEBIH BAIK LAGI”

- Publisher

Rabu, 12 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS SUKABUMI-Ketua Tim Rechecking  Gerakan PKK Keluarga Sehat Tanggap Bencana (Gagah Bencana) Peduli Stunting Provinsi Jabar Ety Yuliaty mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, banyak program hebat yang dimiliki Kabupaten Sukabumi dalam penanganan stunting.

“Banyak inovasi yang dimiliki Kabupaten Sukabumi. Mulai dari beras stunting, telur, perikanan, dan lain-lain. Ini membuat Sukabumi penurunan stuntingnya sudah lebih baik,” ujarnya saat hadir di Pendopo Sukabumi untuk rechecking Gagah Bencana peduli stunting, Selasa, 11 Juli 2023.

Tak hanya itu saja, kehadiran dan keterlibatan perangkat daerahnya pun luar biasa. Hal itu termasuk program yang telah dilaporkan PKK Kabupaten Sukabumi sudah sangat luar biasa.

“Top sekali beberapa perangkat daerah terkait terlibat. Laporan PKK pun luar biasa terkait lokus yang berada di Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak. Hari ini akan kita lihat secara langsung dari apa yang dilaporkan PKK,” ucapnya.

Berkaitan rechecking sendiri, dirinya hadir bersama sejumlah orang. Mereka akan melihat dan menilai secara langsung fakta di lapangan terkait Gagah Bencana peduli stunting.

“Kami ada lima orang yang akan melihat semua kelengkapan di lapangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengatakan, berbagai upaya pemerintah telah dilakukan untuk menurunkan stunting. Bahkan dari upaya itu, terwujud sejumlah program yang sudah berjalan.

“Di Dinas Peternakan misalnya, ada pemberian telur yang dibantu CSR peternakan ayam petelur. Terus ada beras nutrizinc. Beras ini sangat bagus untuk menambah nutrisi bagi orang terindikasi stunting. Makanya, kita sebut beras stunting.Di Dinas Perikanan, memanfaatkan hasil ikan untuk peningkatan gizi anak,” bebernya.

Tak hanya dari sisi konsumsi saja, pembinaan terhadap ibu – ibu pun turut dilakukan. Hal itu salah satunya lewat program Perempuan Hebat untuk Keluarga Berkualitas (Perahu Kertas).

“Lewat Perahu Kertas, kami mendorong perempuan untuk memberdayakan diri. Sehingga, mereka bisa menunjang ekonomi dan berbagai hal di dalam keluarga,” terangnya.

Semua program yang dimilikinya, tidak terlepas juga dari peran PKK. Apalagi, dengan kader PKK yang melimpah hingga ke tingkat bawah.

“Kader PKK terus membantu kami dengan mengedukasi masyarakat, termasuk permasalahan stunting ini,” jelasnya.

Terakhir, H. Marwan sangat bersyukur hadirnya tim rechecking ke tempatnya. Sebab, kehadirannya dapat memberikan masukan untuk kebaikan Kabupaten Sukabumi.

“Kehadiran ibu ke sini, kami pun meminta masukan untuk progres kebaikan dan kebijakan dalam penanganan stunting yang lebi baik,” pungkasnya.,(*)

Berita Terkait

DPD MIO Sukabumi Raya Bidang Advokasi Kesehatan Berikan Aksi nyata kolaborasi bersama kader kesehatan Dampingi warga tak punya BPJS di RSUD Sekarwangi
Sopir Angkot di Sukabumi di temukan Sudah tak Bernyawa di dalam Mobilnya, Diduga punya penyakit Menahun
Puskesmas Sewilayah Jampang Kulon Laksanakan PKG secara Serentak
Kadis Kesehatan Kabupaten Sukabumi Agus Sanusi, Sambangi RSUD Palabuhanratu
Diduga Keracunan Obat, Anak Umur 5 tahun Kulitnya Mengelepuh dan timbul Bintik hitam,   Dewan Rika Yulistina, Lakukan  kunjungan ke RSUD Jampang Kulon
POLRES SUKABUMI GELAR OPERASI KATARAK GRATIS 
Dalam Rangka Merealisasikan Program Pos Gizi, LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat Giat Laksanakan Sosialisasi MMD di Desa Citarik
Pemdes Jayanti Berkolaborasi bersama pihak PMI dan Rumah sakit giat laksanakan Donor Darah terhadap warga desa Jayanti

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:23 WIB

DPD MIO Sukabumi Raya Bidang Advokasi Kesehatan Berikan Aksi nyata kolaborasi bersama kader kesehatan Dampingi warga tak punya BPJS di RSUD Sekarwangi

Jumat, 19 September 2025 - 00:48 WIB

Sopir Angkot di Sukabumi di temukan Sudah tak Bernyawa di dalam Mobilnya, Diduga punya penyakit Menahun

Senin, 4 Agustus 2025 - 10:08 WIB

Puskesmas Sewilayah Jampang Kulon Laksanakan PKG secara Serentak

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:27 WIB

Kadis Kesehatan Kabupaten Sukabumi Agus Sanusi, Sambangi RSUD Palabuhanratu

Sabtu, 8 Februari 2025 - 22:36 WIB

Diduga Keracunan Obat, Anak Umur 5 tahun Kulitnya Mengelepuh dan timbul Bintik hitam,   Dewan Rika Yulistina, Lakukan  kunjungan ke RSUD Jampang Kulon

Berita Terbaru