Masa Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Kampung Ciptamulya Berakhir, BPBD Sukabumi Serahkan Penanganan Selanjutnya ke Panitia Lokal

- Publisher

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS SUKABUMI –Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi resmi mengakhiri masa tanggap darurat bencana kebakaran di Kasepuhan Ciptamulya Kecamatan Cisolok. Seluruh penanganan pascabencana kini diserahkan kepada panitia lokal agar proses pemulihan para penyintas dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Keputusan tersebut diambil setelah BPBD Kabupaten Sukabumi menggelar rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cisolok dengan didampingi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta BPBD Provinsi Jawa Barat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki, mengatakan seluruh indikator penanganan darurat telah terpenuhi sehingga masa tanggap darurat dinyatakan berakhir. Selanjutnya, fokus penanganan dialihkan ke tahap pemulihan atau recovery.

“Kami telah melaksanakan rapat koordinasi bersama Forkopimcam Cisolok. Berdasarkan hasil evaluasi serta pendampingan dari BNPB dan BPBD Jawa Barat, diputuskan masa tanggap darurat ditutup dan seluruh bantuan logistik diserahkan kepada panitia lokal,” ujar Eki, Jumat(30/7/2026).

Ia menjelaskan, meski masa tanggap darurat telah berakhir, tenda pengungsian tidak langsung dibongkar. Fasilitas tersebut tetap dipinjampakaikan selama masih dibutuhkan oleh warga yang belum memiliki tempat tinggal sementara.

Seluruh proses penanganan pasca kebakaran selanjutnya akan dikoordinasikan oleh panitia lokal bersama masyarakat dan para relawan.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Lokal, Vilka Mandala, mengatakan pihaknya akan memimpin proses pemulihan penyintas, termasuk pendataan bantuan, distribusi logistik, hingga koordinasi pembangunan hunian.Menurut Vilka, penerimaan bantuan dari masyarakat masih dibuka dalam beberapa hari ke depan. Masa penerimaan donasi diperkirakan berlangsung selama empat hingga tujuh hari, namun dapat diperpanjang apabila arus bantuan masih terus berdatangan.

“Untuk kebutuhan sembako sudah relatif tercukupi. Pakaian layak pakai juga sudah banyak diterima. Saat ini kebutuhan yang paling mendesak justru berupa lemari pakaian, rak penyimpanan, dan perabot rumah tangga lainnya,” katanya.

Ia menambahkan, sebagian besar penyintas kini tinggal sementara di rumah sanak saudara maupun kerabat. Hingga saat ini masih terdapat sekitar 12 kepala keluarga yang bertahan di tenda pengungsian karena belum memiliki tempat tinggal alternatif.

Selain memastikan distribusi bantuan berjalan merata, panitia lokal juga sedang melakukan rekapitulasi seluruh bantuan yang diterima. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat maupun para donatur.

Disisi lain, sebanyak 52 perwakilan penyintas dijadwalkan memenuhi undangan Gubernur Jawa Barat pada Jumat siang. Tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah diberangkatkan untuk menjemput para perwakilan korban agar dapat berdialog secara langsung mengenai langkah lanjutan penanganan pascabencana.

Terkait rencana pembangunan kembali rumah warga, Vilka mengungkapkan hingga kini baru satu rumah yang dipastikan akan dibangun di lokasi baru karena pertimbangan teknis. Sementara itu, pembangunan rumah penyintas lainnya masih menunggu hasil musyawarah bersama warga dan pemerintah.

Dengan berakhirnya masa tanggap darurat, penanganan bencana di Cisolok memasuki fase pemulihan. Pemerintah daerah bersama panitia lokal berharap kolaborasi seluruh pihak tetap terjaga agar kebutuhan dasar penyintas dapat terpenuhi hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi selesai dilaksanakan.

Berita Terkait

Sebanyak 81 Tiang Panjat Bambu di gelar Pemdes Gunung Karamat dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81
Pawai Karnaval Semarak HUT RI Ke-81 Tingkat Kabupaten Sukabumi, Kp.Cempaka Putih RW.11 Palabuharatu Ikut Memeriahkannya
IPSI Kecamatan Palabuhanratu Semarakkan Karnaval HUT RI Ke-81, Tampilkan Seni Pencak Silat Sabandar Karimadi
Semarak Kemerdekaan RI ke-81, Kampung Cempaka Putih RW 11 Palabuhanratu Gelar Lomba Rakyat Meriah
Peduli Bencana : KTH Ciguha River Bogor Salurkan Bantuan  Kemanusiaan ke Korban Bencana Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya
Ujang Abdurohman Rohmi Anggota DPRD Kab.Sukabumi Support Hari Nelayan Desa Ciwaru ke-69, ajak Masyarakat untuk Lestarikan Budaya Masyarakat Pesisir Sukabumi
Kolaborasi Yang Sempurna Semua Pihak, Gebyar Muharram 1448H dan Santunan Anak Yatim Piatu di Kp.Cempaka putih RW.11 Palabuhanratu Sukses di Gelar
Wabup H.Andreas Hadiri Gebyar Muharam 1448H di Kecamatan Cidahu

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Sebanyak 81 Tiang Panjat Bambu di gelar Pemdes Gunung Karamat dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Pawai Karnaval Semarak HUT RI Ke-81 Tingkat Kabupaten Sukabumi, Kp.Cempaka Putih RW.11 Palabuharatu Ikut Memeriahkannya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:32 WIB

IPSI Kecamatan Palabuhanratu Semarakkan Karnaval HUT RI Ke-81, Tampilkan Seni Pencak Silat Sabandar Karimadi

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:31 WIB

Semarak Kemerdekaan RI ke-81, Kampung Cempaka Putih RW 11 Palabuhanratu Gelar Lomba Rakyat Meriah

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:27 WIB

Masa Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Kampung Ciptamulya Berakhir, BPBD Sukabumi Serahkan Penanganan Selanjutnya ke Panitia Lokal

Berita Terbaru