LINTAS SUKABUMI – Sosialisasi Pemantapan Empat Pilar MPR RI ( UUD 1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI) masih terus gencar di laksanakan keberbagai daerah oleh Anggota Badan Sosialisasi MPR RI dengan tujuan untuk mempertebal kembali pemahaman masyarakat terhadap Empat Pilar MPR RI tersebut.
“Dilaksanakan di Desa cibodas tugas saya sebagai Anggota DPR/MPR RI melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar, alhamdulilah teadi sudah di laksanakan pesertanya banyak dan mudah-mudahan mudahan bisa tersosialisasiksn ke warga desa Cibodas”terang H.Iman usai membuka Sosialisasi Empat Pilar, Selasa(01/07/2025).
Lebih lanjut H.Iman Adinugraha menyampaikan sebagai Anggota Badan Sosialisasi MPR RI sudah Menjadi kewajibannya untuk terus memberikan pemahaman Dan pemantapan mengenai Empat Pilar MPR RI tersebut.
“Ya termasuk Sosialisasi hari ini, yaitu untuk mempertebal pemahaman masyarakat terhadap Empat Pilar MPR RI itu seperti Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI .dan untuk sosialisasi ini paling saya lakukan satu tahun itu 10 titik”jelasnya

Dalam konteks konflik Zionis Israel- Iran nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar ini relevan dalam membangun pemahaman dan sikap yang tepat. Indonesia secara konsisten berperan aktif dalam membantu penanganan korban konflik Israel-Iran dan Palestina, serta memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina di forum internasional.
Indonesia aktif dalam organisasi internasional seperti PBB, Gerakan Non-Blok, dan OKI untuk menyuarakan isu-isu Palestina dan mendorong penyelesaian konflik secara adil dan berkelanjutan.
“Dengan memahami empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara serta mengimplementasikannya dalam sikap dan tindakan, Indonesia dapat terus berperan aktif dalam upaya menciptakan perdamaian dan keadilan di kawasan konflik yang sekarang sedang terjadi”tandasnya
“Dan Bangsa kita adalah Bangsa yang merdeka dan kuat, dan untuk lebih memperkuat itu, hari ini semua anggota MPR turun ke dapilnya masing-masing untuk mensosialisasikan bagaimana pentingnya kita bersatu dalam Bingkainya Negara Kesatuan Republik Indonesia”pungkasnya












