Seren Taun Masyarakat Adat Kasepuhan Cipta Mulya Tahun 2026, Abah Hendrik “Jaga Tradisi di Era Digitalisasi”

- Publisher

Sabtu, 11 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS SUKABUMI – Masyarakat adat Kasepuhan Cipta Mulya, yang berada di Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, menggelar Upacara Adat Seren Taun sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen padinya yang sangat melimpah.

Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan, menjaga kearifan lokal, sekaligus melestarikan nilai-nilai adat yang telah menjadi pedoman hidup masyarakat adat kasepuhan selama ratusan tahun. Pelaksanaan Seren Taun merupakan bagian dari rangkaian agenda budaya tahunan di kawasan Kasepuhan Desa Sirnaresmi, Sukabumi.

Dalam pelaksanaan Seren Taun tahun ini, Abah Hendrik selaku pemangku adat Kasepuhan Cipta Mulya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keberkahan hasil bumi. Melimpahnya hasil panen menjadi bukti bahwa menjaga keseimbangan antara manusia dan alam melalui nilai-nilai adat tetap memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

“Seren Taun bukan sekadar perayaan panen, tetapi juga ungkapan syukur kepada Sang Pencipta atas rezeki yang diberikan. Kami berharap keberkahan ini terus menyertai masyarakat dan menjadi semangat untuk menjaga alam, sawah, serta tradisi yang diwariskan oleh para leluhur,” ungkapnya.

Selain menjadi ungkapan syukur, Seren Taun  juga menjadi ajang refleksi terhadap pentingnya pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman. Masyarakat adat menilai bahwa saat ini masih banyak generasi muda yang mulai kurang mengenal adat istiadat, tata krama, maupun tradisi yang menjadi identitas Kasepuhan.

“Dahulu, anak-anak tumbuh bersama permainan tradisional yang mengajarkan kebersamaan, sportivitas, serta kreativitas. Permainan seperti sondah (engklek), congklak, loncat tinggi, centok, dan berbagai permainan tradisional lainnya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kini, permainan tersebut mulai jarang dimainkan dan perlahan tergeser oleh perkembangan teknologi digital”tutur Abah Hendrik

Melalui Seren Taun, masyarakat adat berharap generasi muda tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi juga menjadi penerus budaya yang memahami sejarah, adat istiadat, serta filosofi kehidupan masyarakat kasepuhan. Nilai gotong royong, penghormatan terhadap alam, dan rasa syukur atas hasil bumi diharapkan tetap menjadi bagian dari kehidupan generasi masa depan.

Seren Taun Kasepuhan Cipta Mulya juga menjadi simbol bahwa budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan identitas yang harus dijaga bersama.

“Dengan tetap mempertahankan tradisi, masyarakat adat berharap nilai-nilai luhur leluhur akan terus hidup dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, sehingga budaya Sunda tetap lestari di tengah arus modernisasi”tandasnya

Dan Abah Hendrik juga apresiasi kepada Bupati Sukabumi yang telah Support dan hadir di  acara seren tahun tersebut.

“Pa bupati alhamdulilah setiap seren tahun Osok dongkap, tadi juga beliau Atos dongkap ,alhamdulilah beliau sangat mendukung sekali Acara Seren taun ini dan mudah mudahan program program kedepannya pa Bupati ini bisa memperhatikan, baik bidang pertaniannya, perairannya dan penanaman pohonnya”,pungkasnya

(Abah Asep Erwan)

Berita Terkait

Ganti Komisi, Terobosan Junajah Jajah Nurdiansyah di DPRD Kab Sukabumi Pilih Komisi I 
Lepas KKN Reguler UMMI Sekda H Ade Suryaman S.H.M.M. Meminta Momentum Mengaplikasikan Ilmu Pengetahuan Ketrampilan di Masyarakat
Seren Tahun Kampung Adat Sirnaresmi Ke-447 2026, Melestarikan Budaya dan Menjaga Kearifan Lokal
Perkuat Jalan Usaha Tani dan Tingkatkan keselamatan warga, Pemdes Wangunsari Bangun Bronjong di Bantalan Sungai Cierang
LURAH PALABUHANRATU BANTAH TERKAIT DILAPORKANYA KE BKPSDM OLEH GEMPPi, “SAYA TIDAK TERLIBAT BISNIS, SAYA MURNI MELAYANI MASYARAKAT”
Ketua Komisi II Hamzah Gurnita Kecewa dan Murka Terhadap Perusahaan Tower yang Tidak Hadir Dalam Rapat Perizinan
Ketua LPMK Palabuhanratu Kang Abor Komitmen akan Memperkuat peran Masyarakat disetiap Program Pemerintah ataupun Swasta
Anggota DPRD Kab.Sukabumi F-PDI Perjuangan H.Junajah Jajah Nurdiansyah Dorong Legalisasi Lahan SD Dan SMP PGRI Bantargadung

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:52 WIB

Seren Taun Masyarakat Adat Kasepuhan Cipta Mulya Tahun 2026, Abah Hendrik “Jaga Tradisi di Era Digitalisasi”

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:19 WIB

Ganti Komisi, Terobosan Junajah Jajah Nurdiansyah di DPRD Kab Sukabumi Pilih Komisi I 

Senin, 6 Juli 2026 - 11:30 WIB

Lepas KKN Reguler UMMI Sekda H Ade Suryaman S.H.M.M. Meminta Momentum Mengaplikasikan Ilmu Pengetahuan Ketrampilan di Masyarakat

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:41 WIB

Seren Tahun Kampung Adat Sirnaresmi Ke-447 2026, Melestarikan Budaya dan Menjaga Kearifan Lokal

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:18 WIB

Perkuat Jalan Usaha Tani dan Tingkatkan keselamatan warga, Pemdes Wangunsari Bangun Bronjong di Bantalan Sungai Cierang

Berita Terbaru