Terkait Proyek Sumur Bor yang Masih belum bisa memenuhi kebutuhan warga di Desa Cibitung, maka Pihak Dispesrkim akan Mengevaluasi Proyek tersebut

- Publisher

Rabu, 19 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS SUKABUMI – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi menanggapi keluhan warga Kampung Cirempak, Desa Cibitung, Kecamatan Sagaranten, terkait program sumur bor yang telah direalisasikan namun belum mampu mencukupi kebutuhan air bersih warga.

Pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp576.704.000 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024 untuk proyek ini. Program ini menargetkan penyediaan air bersih bagi 100 sambungan rumah tangga di Kampung Cirempak dan Kebon Kalapa,

Dengan kapasitas sumur bor yang direncanakan mampu menyuplai 50 ribu liter air per hari. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa pasokan air saat ini hanya mencapai sekitar 15 ribu liter atau setara dengan tiga toren dari rencana awal sepuluh toren berkapasitas 5 ribu liter.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Disperkim Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, memastikan pihaknya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek ini.

“Kami akan melakukan pengecekan ulang melalui tim teknis dan tim pengawas, mulai dari spesifikasi, mesin, hingga peralatan lainnya. Kami ingin memastikan apakah semuanya sudah sesuai standar, terutama karena sumber air berada di kedalaman lebih dari 100 meter,” ujar Herdiawan pada Senin (10/2/2025).

Ia menegaskan bahwa Disperkim akan terus memantau perkembangan evaluasi dan mengambil langkah strategis agar penyediaan air bersih bagi masyarakat dapat berjalan optimal.

Sementara itu, perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Cibitung, Kusnadi, berharap Disperkim segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah ini. Salah satu dugaan utama penyebab kendala adalah kapasitas pompa yang kurang memadai, mengingat sumur memiliki kedalaman lebih dari 100 meter.

“Kami berharap ada pergantian mesin pompa agar aliran air lebih maksimal. Saat ini proyek masih dalam masa pemeliharaan selama tiga bulan dan dalam pengawasan kontraktor. Selain itu, beberapa pipa juga belum dikubur dalam tanah. Kami berharap Disperkim bisa segera bertindak agar suplai air sesuai rencana awal,” ujar Kusnadi.

Warga berharap evaluasi ini segera menghasilkan solusi yang konkret, sehingga mereka bisa mendapatkan akses air bersih yang layak sesuai dengan tujuan awal program ini.***

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Dan Tim Percepatan Jabar Mapping Pencapaian Target UHC Di Sukabumi 
Bupati Sukabumi Apresiasi P3 A Dan GP3A Mitra Cai Berperan Vital Dalam Meningkatan Produksi Hasil Pertanian
Pengukuhan Sekda, Bupati sekaligus Melantik 95 Pejabat Fungsional
Peringatan Hari Bayangkara ke- 80 Tahun Mngabdi Polri Untuk Masyarakat
Bupati Sukabumi Gelar Apel Kendaraan Pengangkut Sampah (DLH), dan Tegaskan agar selalu menjaga Kebersihan dalam mendukung Citra Pariwisata Sukabumi
Bupati Sukabumi Hadiri HUT Ke-75 IBI, Bupati”Bidan sangat besar Pengabdiannya, terutama dalam Persalinan Ibu dan Anak”
Pelantikan Saka Pramuka Anti Narkoba Tingkat Cabang Masa Bakti 2026 – 2031
Bupati Sukabumi Hadiri Camp Religi Mubarokah Pemuda Masjid Dunia Ke-8, dan Tegaskan Jadikan Masjid sebagai Episentrum Peradaban

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:51 WIB

Pemkab Sukabumi Dan Tim Percepatan Jabar Mapping Pencapaian Target UHC Di Sukabumi 

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:47 WIB

Bupati Sukabumi Apresiasi P3 A Dan GP3A Mitra Cai Berperan Vital Dalam Meningkatan Produksi Hasil Pertanian

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:08 WIB

Peringatan Hari Bayangkara ke- 80 Tahun Mngabdi Polri Untuk Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:33 WIB

Bupati Sukabumi Gelar Apel Kendaraan Pengangkut Sampah (DLH), dan Tegaskan agar selalu menjaga Kebersihan dalam mendukung Citra Pariwisata Sukabumi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:34 WIB

Bupati Sukabumi Hadiri HUT Ke-75 IBI, Bupati”Bidan sangat besar Pengabdiannya, terutama dalam Persalinan Ibu dan Anak”

Berita Terbaru