Suara dan Kepemimpinan Perempuan dalam Sektor Energi Layak Diberikan Ruang dalam Pengambilan Keputusan

- Publisher

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS SUKABUMI — Dalam upaya memperkuat peran perempuan dalam proses transisi energi, Yayasan Rumah Energi (Rumah Energi) menggelar lokakarya berjudul “Peran dan Kepemimpinan Perempuan dalam Mengadvokasi Transisi Energi yang Adil” bertempat di Grand Inna Samudra Beach Hotel, Palabuhanratu Sukabumi Jawa Barat, Selasa(25/11/2025).

Di tengah tantangan transformasi energi yang semakin mendesak, lokakarya ini menjadi forum penting untuk mendorong kesetaraan gender dalam pengambilan keputusan energi, sekaligus memberikan ruang bagi perempuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan advokasi di tingkat lokal.

Saat ini, fenomena ketimpangan gender di sektor energi sangat mencolok. Menurut data dari International Energy Agency (IEA) dan OECD, perempuan hanya memegang sekitar 14% peran senior manajerial di perusahaan energi secara global. Di sektor utilitas energi, proporsi ini sedikit lebih tinggi, yakni sekitar 17% hingga 20%, tetapi tetap jauh dari representasi yang seimbang. Di sektor energi terbarukan, menurut data IRENA, perempuan memegang sekitar 32% dari total pekerjaan penuh waktu, namun hanya sekitar 19% dari posisi manajerial senior.

Sementara itu, dalam konteks ASEAN keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan energi masih sangat terbatas: hanya sekitar 8% dari tenaga kerja sektor energi di ASEAN adalah perempuan, menurut ASEAN Centre for Energy.

Kegiatan Lokakarya dibuka oleh Ibu Hernety, mewakili Rumah energi dan Andriyansyah Subandi, S.Tp., MSi selaku Sekreratis Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi.

Dalam sambutan dan arahannya, Andriyansyah meyebutkan pentingnya melibatkan perempuan dalam advokasi energi, hal ini bukan hanya terkait isu kesetaraan, namun merupakan kebutuhan strategis terkait pembangunan desa.

”Perempuan memiliki kekuatan sebagai penggerak komunitas, sebagai inovator dalam ekonomi rumah tangga, sebagai penjaga keberlanjutan lingkungan, dan sebagai pemimpin informal di tingkat desa. Melalui kelompok perempuan, LKD-PKK desa, UMKM, hingga komunitas lokal, perempuan dapat menjadi kekuatan kolektif dalam mendorong kebijakan yang lebih berpihak dan berkeadilan,” jelasnya.

Andriyansyah juga memberikan penekanan pentingnya pemerintah desa untuk dapat memasukkan program energi bersih dalam RPJMDes, RKPDes, dan APBDes, mulai dari fasilitas penerangan, teknologi hemat energi, hingga pengembangan energi terbarukan komunal.

Desa dapat memanfaatkan dana desa, membuka peluang kerja sama dengan CSR, PLN, lembaga donor, hingga perguruan tinggi untuk mendukung program energi bersih di masingmasing wilayahnya.

Dalam lokakarya tersebut, hadir pula Dece Nurhadiansyah Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan dan Pengarusutamaan Gender, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi yang berbicara dari sudut pandang kebijakan, kepemimpinan, dan pembangunan inklusif terkait peran strategis perempuan sebagai agen perubahan.

Hadir juga dalam sesi panel Krisna Wijaya mewakili Rumah Energi serta Evi Lindiana, mewakili PEKKA Kabupaten Sukabumi Suara dan Kepemimpinan Perempuan dalam Sektor Energi Layak Diberikan Ruang dalam Pengambilan Keputusan.

Diskusi panel pada lokakarya ini yang dimoderasi oleh Gustina selaku Manajer Proyek Pro Women 3 Rumah Energi, membahas tantangan sistemik yang menghambat partisipasi dan

kepemimpinan perempuan di sektor energi: mulai dari stereotip gender, kurangnya akses ke teknologi bersih, hingga rendahnya literasi energi di komunitas perempuan.

Peserta kemudian dibagi dalam kelompok diskusi tematik untuk merumuskan strategi advokasi energi bersih secara konkret di lingkup desa. Mereka bersama-sama menyusun rencana aksi yang mencakup penguatan jejaring perempuan, peningkatan literasi energi, serta advokasi kebijakan agar program energi bersih di tingkat desa lebih responsif gender.

Para peserta menyatakan tekad untuk terus memperkuat peran perempuan dalam advokasi energi, kolaborasi lintas sektor, dan penciptaan ruang kepemimpinan yang lebih inklusif.

Komitmen ini menjadi landasan bagi kerja sama jangka panjang antara pemerintah daerah, komunitas perempuan, organisasi masyarakat sipil, dan sektor energi — demi mewujudkan transisi energi yang tidak hanya bersih, tetapi juga adil dan setara.

Rumah Energi sebagai penyelenggara berharap bahwa melalui lokakarya ini, akan terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah perempuan yang tidak hanya terlibat dalam program energi, tetapi juga mengambil peran kepemimpinan strategis.

Harapannya, ini mendorong perubahan struktural dalam sistem energi lokal dan nasional yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan perempuan.

Sumber  Media:

Yayasan Rumah Energi

Email: info@rumahenergi.org | www.rumahenergi.org

Berita Terkait

Harapan Baru di Balik Dinding Rumah Sederhana, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kab Sukabumi Bangun Rutilahu Milik Bapak Aden
Dulu Tempuh 2 Kilometer Demi Air Bersih, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Rasakan Manfaat Sumur Bor TMMD ke-130 Kodim 0622
Wakil Ketua Komisi XIII Hj Dewi Asmara S.H.M.H. Dialog Pembinaan, Idologi Pancasila Di Pondok Pesantren Azzaniayyah Kabupaten Sukabumi
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Golkar UJANG ABDUROHMAN ROHMI(Dewan BATMAN) Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026
Wakil Ketua Komisi XIII Hj Dewi Asmara S.H.M.H. Dialog Pembinaan, Idologi Pancasila Di Kabupaten Sukabumi
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Dorong Kedaulatan Pangan, Dinas Pertanian Fasilitasi 1.280 Bibit Tanaman bagi Petani
Disdik Kabupaten Sukabumi Gelar Open House Sekolah terkait Hasil Revitalisasi Tahun 2026
Tak Hanya Membangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Juga Peduli Kesehatan Ibu dan Anak

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Harapan Baru di Balik Dinding Rumah Sederhana, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kab Sukabumi Bangun Rutilahu Milik Bapak Aden

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Dulu Tempuh 2 Kilometer Demi Air Bersih, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Rasakan Manfaat Sumur Bor TMMD ke-130 Kodim 0622

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Golkar UJANG ABDUROHMAN ROHMI(Dewan BATMAN) Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Wakil Ketua Komisi XIII Hj Dewi Asmara S.H.M.H. Dialog Pembinaan, Idologi Pancasila Di Kabupaten Sukabumi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Dorong Kedaulatan Pangan, Dinas Pertanian Fasilitasi 1.280 Bibit Tanaman bagi Petani

Berita Terbaru