LINTAS SUKABUMI – Tiga Kasepuhan Adat yaitu kasepuhan Sirnaresmi, kasepuhan Ciptamulya dan Kasepuhan Gelar Alam berkumpul bersama di Cicadas Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi dalam rangka Pengukuhan Ketua Umum PRABU (Pangauban Rahayat Buhun), Rabu(21/01/2026).
Hadir di acara pengukuhan tersebut Camat Cisolok Okih Pazri Sidiq, Kepala Desa Cicadas Jaro Edik, Kepala desa Sirnaresmi Jaro Iwan, Tiga Kasepuhan Adat, Tokoh Masyarakat dan Agama.
Dalam sambutannya Camat Cisolok Okih Pazri Asiddiq mengapresiasi atas terbentuknya PRABU yang merupakan suatu wadah atau jembatan penghubung antara masyarakat adat tiga kasepuhan dengan masyarakat luar.
“Dalam hal ini saya atasnama pemerintahan kecamatan Cisolok mengucapkan selamat atas terbentuknya PRABU serta Apresiasi dan sangat mendukung sekali.Semoga dengan terbentuknya PRABU ini menjadikan jembatan penghubung antara masyarakat adat dengan masyarakat luar”ucapnya, Rabu(21/01/2026).
Dan Camat Okih juga berharap dengan terbentuknya PRABU bisa membawa perubahan dan kemajuan ketiga masyarakat adat tersebut.
“Dan saya berharap dengan terbentuknya PRABU ini bisa membawa perubahan dan kemajuan ketiga masyarakat adat tersebut kedepanya”harapnya

Sementara itu dari para ketiga kasepuhan masyarakat Adat selain memberikan dukungan juga memberikan Pituah ataupun saran kepada seluruh pengurus PRABU agar kedepannya jangan sampai keluar dari Norma atau Adab Pituah sepuh dan harus menjaga Jati Diri ketiga kasepuhan masyarakat adat tersebut.
Selanjutnya, setelah melalui beberapa proses musyawarah dan melalui beberapa pertimbangan, akhirnya di putuskan dan di kukuhkan sebagai Ketua Umum PRABU yaitu A Apri yang akrab di sapa dengan Abah Apri.
Ketua Umum……: Abah Apri
Wk.Ketua Umum..Dede Supriandi
Sekertaris…………..Andi Gesang
Bendahara………….Suhendar Sodong

Pasca Pengukuhan, Ketua Umum PRABU Abah Apri memberikan ucapan terimakasih banyak kepada Ketiga Kasepuhan Adat yang telah memberinya Mandat untuk Menjalankan dan Membesarkan PRABU.
“Alhamdulilah acara pengukuhan telah selesai, dan saya ucapkan terimakasih Kepada Ketiga Kasepuhan Adat yang telah mempercayai dan memberikan Mandat kepada saya untuk membesarkan PRABU”ujarnya
Lebih lanjut Abah Apri menjelaskan bahwa PRABU merupakan kepanjangan tangan dari para kolot atau sesepuh.untuk itu setiap pergerakannya harus selalu ada Pituah atau Izin dari para kasepuhan.
“PRABU ini tidak kurang tidak lebih hanya sebagai kaki sambung dari para kolot atau sesepuh artinya apa yang akan di kerjakan oleh PRABU itu sudah perintah orangtua atau kolot”ucapnya
Masih menurut Abah Apri, bahwa PRABU kedepannya mempunyai Visi dan Misi yaitu tidak kurang tidak lebih akan selalu menjaga Jati diri, yang mana Jati diri ini sudah ratusan tahun di wariskan oleh para Leluhur dan harus di jungjung tinggi.
“Untuk PRABU ini, karena kita hidup bernegara untuk itu Legal Pormal nya harus segera di tempuh, agar kedepannya kita bisa harmonis antara masyarakat adat dengan pemerintah juga dengan yang lainnya”pungkasnya
Melihat dari Lambang PRABU dengan Burung Elang Jawa yang Sayapnya mengembang, Abah Apri Berkomitmen akan menjadikan PRABU menjadi Organisasi yang Besar, bukan hanya tingkat Lokal saja tetapi sampai ke tingkat Nasional.
Red@ksi 2026












