LINTAS SUKABUMI – Pemerintah Desa (Pemdes) Jayanti meresmikan jalan usaha tani, program dari ketahan pangan (EARMARK) yang bersumber dari APBDes tahun 2024 Desa Jayanti. Panjang jalan tersebut kurang lebih 123M dan Lebar 2,5M tapi kenyataannya Lebar jadi 4M karena ada swadaya dari masyarakat.
Selain peresmian jalan, Pemdes Jayanti juga memberikan SK kepada RW 05 yang baru, dimana SK RW terdahulu sudah habis masa jabatannya, ada juga aksi bhakti sosial dari PT Gurita Lintas Samudera dengan memberikan santuan kepada anak yatim dan piatu, jompo, serta santri-santri yang ada diwilayah Kp.Caringin RW 05 Desa Jayanti yang berdekatan dengan PLTU Palabuhanratu, Sabtu (11/05/2024).
Acara di hadiri oleh Camat Palabuhanratu yang diwakili Kasi Trantib Palabuhanratu, Kepala Desa Jayanti beserta staf deaa Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, Ketua BPD, LPM, para lembaga desa, PT Gurita Lintas Samudera, anak yatim piatu dan jompo serta masyarakat sekitar.
Kepala Desa Jayanti, Nandang,S.Ag mengatakan hari ini alhamdulilah tidak hentinya kami bersyukur bahwa hari ini ada peresmian jalan ketahanan pangan program APBDes tahun 2024 sebagaimana program intervensi dari pusat, salah satunya diantaranya adalah ketahanan pangan.
“Ketahanan pangan yang ada di Desa Jayanti, pertama kami realisasikan kepada pembangunan jalan, seperti yang kita lihat dan sudah diresmikan tadi. Kedua untuk pengadaan pompa air, untuk mengairi sawah disekitaran wilayah Desa Jayanti di RW 05, karena RW 05 ini pesawahannya lebih luas. Ketiga untuk pengadaan bibit, pengadaan bibit harus konsultasi dan koordinasi dulu dengan pihak DPMD,” ucap Nandang ketika diwawancarai awak media setelah acara peresmian jalan.
Nandang pun memaparkan, Alhamdulilah hari ini sangat berbahagia bagi warga RW 05, dimana mereka kini sudah mempunyai akses jalan dari arah PLTU ke permukiman warga. Fungsinya, selain dari pada untuk akses rumah tangga sehari-hari, ini juga termasuk dalam kategori jalan usaha tani. Karena selain masuk ke permukiman, diujung sana juga akan bertemu dengan pesawahan-pesawahan warga. Oleh karena nya ini sudah dikategorikan masuk jalan usaha tani dan jalan ketahanan pangan, sebagaimana program yang di intervensi oleh pusat.
“Alhamdulilah berkat ucapan syukur dan tekad dari warga semuanya ketika kami punya program ini, ada swadaya warga yang tidak boleh kami kesampingkan. Artinya kami berterima kasih kepada warga yang sudah mau berkontribusi, berkorban, untuk membangun jalan ketahanan pangan ini. Swadaya warga ini memang harus ditumbuh kembangkan, harus kita pelihara dan kami apresiasi kepada warga RW 05, karena sering bekerjasama. Kemudian kami pun melibatkan semua warga dalam hal PKPD nya. Tapi ada juga warga yang memang merelakan sebagian hartanya untuk membantu desa dalam swadaya membangun jalan ketahanan pangan ini,” jelasnya.

Nandang pun menyampaikan nomenklaturnya, bahwa panjangnya hanya 125 meter saja, tetapi sisi kiri kanan nya tetap itu masuk kedalam hitungan, karena itu masuk ke dalam dan ada TPT nya.

“Bisa rekan media lihat, sisi kiri dan kanan luar biasa, kemudian ada hal lain yang tidak termasuk di dalam R.A.B dan itu merupakan salah satu swadaya warga. Contohnya, didepan ada tembok yang bisa disebut dengan loneng, itu merupakan pembatas atau penanda bahwa ini merupakan jalan masuk ke jalan ketahanan pangan Kampung Caringin, serta jalan ini seharusnya lebar 2,5 meter, tetapi dengan adanya swadaya warga Kp.Caringin jadi 4 meter, ini sangat luar biasa,” ungkap Nandang.
Kedepannya, Nandang pun menjelaskan bahwa beberapa hari yang lalu kami berkordinasi, konsultasi dan bersilaturahmi dengan rekan-rekan kami terutama yang disambungkan dengan Dinas Perkim. Ada beberapa ruas jalan yang akan dibangun bahkan ada yang harus direnovasi untuk sesegera mungkin diperbaiki atau di aspal.
“Salah satu yang masuk dalam program prioritas adalah jalan ini untuk pengaspalannya, mudah-mudahan tahun ini bisa di support juga melalui sumber anggaran yang lain dari Pemda. Ini paling lambat tahun 2025 sudah bisa di aspal, mudah-mudahan saja lancar. Semuanya ada beberapa titik, dari mulai cipatuguran, jayanti, babakan, kemudian di caringin, pasir honje, kampung pojok juga itu sudah masuk didalam list dan semoga lancar,” pungkasnya.
Sementara itu, Perwakilan PT. Gurita Lintas Samudera saat diwawancarai awak media, Ervan menyampaikan intinya kita berbagi dengan lingkungan.
“Alhamdulilah secara rutin kita bisa berbagi dengan yatim piatu, jompo dan santri-santri yang ada diwilayah dekat PLTU, karena kapal-kapal kami yang berkunjung ke PLTU itu ada disini,” tuturnya.
Adapun untuk paket sembako dan santunan yang diberikan, Ervan pun menerangkan bahwa semua sudah diserahkan ķepada panitia dan itu urusan panitia.
“Kalau nilai uang nya itu dibagi sama panitia, jumlahnya Rp 5 juta. Harapannya, semoga ada banyak lagi perusahaan-perusahaan yang sosialnya tinggi bisa memperhatikan warga,” pungkasnya.
Peresmian Jalan usaha tani/Jalan Ketahanan Pangan di Kp.Caringin RW 05 Desa Jayanti dimeriahkan dengan penampilan pencak silat, debus dan lain-lain.
editor(*Lintas)












