LINTAS SUKABUMI – Rencana Penataan Warung atau Pedagang Kaki Lima Depan Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Palabuhanratu baru memasuki tahap awal dan hal tersebut telah di lakukan rapat kordinasi antara para PKL yang berada di depan RSUD Palabuhanratu bersama Dirut RSUD dan para OPD Lintas sektoral, bertempat di Aula RSUD Palabuhanratu, Rabu(07/01/2026).
Menurut Dirut RSUD Palabuhanratu Dr.Ruli Suyono Saputra menjelaskan bahwa penataan pedagang kaki lima depan RSUD Palabuhanratu sudah ada perintah dari Bupati Sukabumi di karenakan Gedung Baru untuk IGD akan segera di buka dan di operasikan serta di area depan RSUD nya harus tertata rapih dan bersih.
“Rapat kordinasi hari ini sebetulnya untuk penataan lokasi saja makanya di kumpulkan disini dan pingin tau aspirasi dari pedagang itu seperti apa dan nanti kita ada rapat lebih lanjut lagi dengan OPD atau Instansi- instansi terkait.dan hal ini tentunya sudah menjadi keinginan pimpinan kita yaitu pak Bupati agar nanti ketika gedung IGD yang baru dibuka keliatan tertata rapi dan tidak kumuh”jelasnya
Lebih lanjut, Dr.Ruli juga menyampaikan bahwa untuk penataan dan menempatkan kembali PKL di depan RSUD itu butuh waktu yang panjang.
“Untuk hasil rapat hari ini kita akan jadikan sebagai bahan untuk di ajukan ke pimpinan, jadi untuk Penataan dan Menempatkan kembali Para PKL itu butuh waktu yang panjang dan kedua karena lokasinya berada di trotoar makanya kita harus berkordinasi dengan Instansi yang bersangkutan dan nanti akan kita bicarakan di pertemuan yang akan datang”sambungnya
Menanggapi masalah opini yang sudah muncul di masyarakat terkait akan adanya penggusuran PKL di depan RSUD palabuhanratu, Dr.Ruli menanggapinya bahwa Opini itu tidak benar .
“Opini tidak benar, tadi kita sudah rapat, rapat tersebut kan tujuannya untuk menampung aspirasi dari para PKL terkait akan adanya Penataan dan Penempatan Kembali para PKL tersebut, supaya bisa tertata dengan rapih,dan lagian ini baru proses awal belom apa-apa masih perlu proses yang panjang”ujarnya
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Palabuhanratu Yayat Suhayat menjelaskan bahwa tadi telah dilaksanakan rapat kordinasi bersama para PKL depan RSUD palabuhanratu, pihak kecamatan dan Kelurahan palabuhanratu, Satpol PP juga dari Dinas Perhubungan.
“Ya tadi memang betul telah ada rapat tentang penataan depan rumah sakit yang berkaitan dengan di atas trotoar itu ada pedagang-padagang kaki lima yang harus kita tata, dan kami telah mengirimkan surat ke pa camat dan kelurahan, terus kordinasi dengan Satpol PP juga Dishub”jelasnya

Selain itu Yayat juga menjelaskan terkait di adakanya rapat tersebut tiadalain untuk mencari solusi bagaimana caranya supaya penataan-penataan depan rumah sakit tertata dengan rapih, sehingga rumah sakit palsbuhanratu terlihat indah.
“keterkaitan masalah itu, ini sudah menjadi intruksi pimpinan yaitu Bupati Sukabumi dengan waktu yang dekat akan memanfaatkan gedung IGD yang baru yang sudah di bangun sejak tahun 2023″ujarnya
Adapun menurutnya lagi terkait dengan PKL yang ada di depan rumah sakit tadi sudah di undang rapat, ada sekitar 40 orang lebih, ada tiga orang perwakilan dari mereka, menurutnya kalau di depan rumah sakit itu di tata, ada kesimpulan sementara keinginannya ada Relokasi.
“Ya itu kesimpulan sementara keinginan dari perwakilan 40 PKL ya ygng hadir maunya ada Relokasi”tegasnya
“Hasil dari kesimpulan sementara ini nantinya akan di jadikan sebagai bahan untuk di laporkan ke pimpinan dan akan di bahas di rapat selanjutnya”pungkasnya
Sementara itu dari pihak pemerintah yang mempunyai kewilayahan yaitu kecamatan palabuhanratu sangat mendukung penuh terhadap kegiatan yang di lakukan oleh pihak RSUD Palabuhanratu.
“Kami dari pihak kecamatan selaku penyelenggara pemerintahan di kewilayahan mendukung penuh terhadap kebijakan tersebut, yaitu kebijakan rencana penataan di depan RSUD Palabuhanratu, dimana seperti harapan kita bersama RSUD palabuhanratu harus tertata dengan baik dan raph”ucap Hendriyana selaku Sekmat yang mewakili dari pihak kecamatan palabuhanratu.
Dan Hendriyana berharap dari hasil kesepakatan nanti rapat tersebut bisa merumuskan kebijakan kesemua pihak.
“Kita perlu pikirkan juga bagaimana kebijakan itu bisa menghadirkan solusi bagi para pedagang kaki lima yang sudah ada di depan RSUD.yang artinya nanti dari hasil rapat hari ini rapat sosialisasi penataan area RSUD ini kita bisa merumuskan kebijakan-kebijakan yang berpihak kesemua pihak”harapnya












