Dewan Junajah Jajah Nurdiansyah Hadiri Haul Akbar Mama  KH.Marzuqi, Satukan Keluarga Besar dan Mempererat Ukhwah

- Publisher

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS  SUKABUMI – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PDI Perjuangan Junajah Jajah Nurdiansyah Hadiri Haul Akbar Mama KH.Marzuki yang di gelar di Pondok Pesantren Almarzukiyah Kp.Cikurutug Desa Cibodas Kecamatan Palabuhanratu Sukabumi , Minggu (7/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Perjuangan, Merawat Sanad Keilmuan dan Mempererat Ukhuwah” tersebut berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Selain dihadiri para kiai, ulama, tokoh masyarakat, dan keluarga besar keturunan Mama KH Marzuqi, tampak hadir pula Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Junajah Jajah Nurdiansyah, S.Pd.

Dalam kesempatan itu, Junajah Jajah Nurdiansyah menyampaikan bahwa kegiatan Haul Akbar tahun ini merupakan pelaksanaan yang kedua dalam skala besar, meskipun peringatan haul telah rutin dilaksanakan setiap tahun oleh keluarga besar.

“Haul Akbar ini merupakan hasil kebersamaan seluruh keluarga besar. Penggagasnya adalah para sesepuh keluarga, termasuk Alm Kang Haji Nurdin, Alm Kang Haji Nurjen, Babah Uwoh, serta seluruh keluarga besar Mama KH Marzuqi. Kegiatan ini menjadi wadah berkumpulnya keluarga besar agar silaturahmi tetap terjaga,” ujarnya.

Menurut Junajah, sosok Mama KH Marzuqi memiliki peran besar dalam perkembangan syiar Islam di wilayah Cikurutug. Bahkan, dirinya menilai Mama KH Marzuqi sebagai sosok ulama yang sangat dihormati karena menjadi pelopor penyebaran agama Islam di daerah tersebut.

“Kalau saya menyebutnya beliau adalah seorang wali. Beliau merupakan tokoh pertama yang menyebarkan dan mengembangkan ajaran Islam di Cikurutug. Jasa dan perjuangannya sangat besar bagi masyarakat hingga saat ini,” katanya.

Ia menambahkan, makna haul tidak hanya sebatas mengenang jasa  pendahulu, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan.

“Melalui haul ini yang tadinya tidak tahu menjadi tahu, yang belum dekat menjadi dekat, yang belum kenal menjadi saling mengenal. Alhamdulillah hari ini keluarga besar dari berbagai daerah seperti Sukabumi, Bandung, Tangerang, Palabuhanratu, dan daerah lainnya dapat berkumpul bersama,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari keluarga besar cucu cicit keturunan Mama KH Marzuqi, Junajah mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut karena mampu memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah keluarga yang memiliki latar belakang berbeda-beda.

“Yang terpenting kita tetap satu keluarga besar keturunan Mama KH Marzuqi. Semangat gotong royong dan persaudaraan harus terus dijaga. Alhamdulillah antusiasme keluarga dan masyarakat sangat luar biasa. Semua bergotong royong dan berpartisipasi demi terselenggaranya kegiatan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Haul Akbar, Asep Kastolani, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif para sesepuh keluarga yang ingin memperkuat ikatan silaturahmi sekaligus mengenang perjuangan sang karuhun.

“Gagasan kegiatan ini berasal dari para sesepuh keluarga, terutama Babah Uwoh dan Aki Denis yang merupakan keturunan langsung Mama KH Marzuqi. Mereka ingin seluruh keluarga besar mengetahui dan mengenang sosok karuhun yang telah berjasa besar dalam penyebaran agama Islam di wilayah ini,” jelas Asep.

Ia menuturkan bahwa Haul Akbar tahun 2026 merupakan penyelenggaraan kedua dalam skala besar. Tradisi mengenang Mama KH Marzuqi sendiri telah berlangsung sejak beliau wafat dan kini telah mencapai sekitar 118 tahun.

“Insya Allah kegiatan ini akan terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan kepada perjuangan beliau sekaligus mempererat tali persaudaraan keluarga besar,” katanya.

Asep juga mengungkapkan bahwa Mama KH Marzuqi dikenal sebagai ulama karismatik yang memiliki kecintaan besar terhadap ibadah. Menurut cerita yang diwariskan keluarga, beliau telah lima kali menunaikan perjalanan ibadah ke Tanah Suci, dan pada perjalanan ke enam kali nya  beliau wafat di sana.

“Beliau merupakan ulama yang sangat dihormati masyarakat. Selain dikenal sebagai penyebar agama Islam di Cikurutug, beliau juga meninggalkan warisan keilmuan dan keteladanan yang hingga kini masih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya

Berita Terkait

Peduli Sosial : KPBMS dan SPJ Simpenan Salurkan Sembako korban Kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya
H. Iman Adinugraha Terima Audiensi Pokdarwis Desa Cihaur, Dukung Pengembangan Desa Wisata di Kabupaten Sukabumi
Rapat Paripurna ke-10 DPRD Kabupaten Sukabumi Tahun Sidang 2026 tentang RAPERDA Ketertiban Umum
Anggota DPR RI H. Iman Adinugraha Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pemekaran Kabupaten Sukabumi Utara
Hotman Paris Minta Maaf, MIO Indonesia Batalkan Rencana Dumas ke Polda Metro Jaya
H.Dewi Asmara Anggota DPR RI F-GOLKAR Hadiri Hari Nelayan Desa Ciwaru ke-69, Jaga Tradisi dan Potensi Wisata di Pesisir Sukabumi
Yudha Sukmagara Wakil Ketua I DPRD Kab Sukabumi Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Simbol Kemajuan Nelayan
DPD IWO Indonesia Kab.Sukabumi Kecam Sikap Oknum PWI Bogor: UKW Bukan Syarat Absolut Menghalangi Kerja Jurnalistik

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:23 WIB

Peduli Sosial : KPBMS dan SPJ Simpenan Salurkan Sembako korban Kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:17 WIB

Rapat Paripurna ke-10 DPRD Kabupaten Sukabumi Tahun Sidang 2026 tentang RAPERDA Ketertiban Umum

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:58 WIB

Anggota DPR RI H. Iman Adinugraha Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pemekaran Kabupaten Sukabumi Utara

Senin, 20 Juli 2026 - 16:13 WIB

Hotman Paris Minta Maaf, MIO Indonesia Batalkan Rencana Dumas ke Polda Metro Jaya

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:16 WIB

H.Dewi Asmara Anggota DPR RI F-GOLKAR Hadiri Hari Nelayan Desa Ciwaru ke-69, Jaga Tradisi dan Potensi Wisata di Pesisir Sukabumi

Berita Terbaru