Anggota Komisi II Dewan Taofik Guntur Sidak Perusahaan Tambang di Kecamatan Ciemas terkait masalah AMDAL

- Publisher

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS SUKABUMI – pertambangan emas PT Wilton Wahana Indonesia yang kini dikelola manajemen baru PT Borneo kembali menuai sorotan tajam.

Hal ini mencuat setelah Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Komisi II melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tambang di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, pada Kamis (8/1/2026).

Dalam sidak tersebut, perusahaan tidak mampu menunjukkan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan izin lingkungan, dua syarat fundamental dalam operasional pertambangan.

Apresiasi Putusan MK soal Sengketa PersTemuan ini memperkuat dugaan bahwa aktivitas tambang berjalan lebih cepat dibanding kepatuhan terhadap ketentuan hukum dan administrasi.

Padahal, sebelumnya pada 30 Oktober 2025, pihak PT Borneo sempat menggelar musyawarah bersama Forkopimcam, pemerintah desa, aparat keamanan, masyarakat, serta dihadiri anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Gerindra, Taopik Guntur.

Pertemuan tersebut kala itu dipromosikan sebagai bentuk komitmen keterbukaan dan harmonisasi hubungan perusahaan dengan warga. Namun, hasil sidak terbaru justru menunjukkan ironi di lapangan.

“Kami tidak sedang mencari alasan. Yang kami minta adalah dokumen resmi. AMDAL dan izin lingkungan itu kewajiban mutlak, bukan pelengkap. Kalau ini saja tidak bisa ditunjukkan, bagaimana publik bisa percaya pada komitmen perusahaan?” tegas Taopik Guntur di lokasi sidak.

Sorotan publik kian menguat karena lokasi tambang berada di kawasan Ciletuh–Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp). Kawasan ini memiliki status internasional yang menuntut perlindungan ketat terhadap nilai geologi, lingkungan, dan ekosistem. Keberadaan tambang emas dengan legalitas lingkungan yang dipertanyakan dinilai berpotensi mengancam reputasi Sukabumi di mata dunia.

Secara normatif, UNESCO Global Geopark mensyaratkan perlindungan kawasan dari aktivitas yang dapat merusak nilai geologi dan lingkungan.(*)

Berita Terkait

Paripurna Istimewa DPRD dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi(HJKS) Ke-156
Sekar Budaya HJKS Ke-156, Nuansa Budaya Sunda dan Bupati Ajak Semua Bergotongroyong Membangun Sukabumi
Gebyar Sipenyu Bapenda Sukabumi, Bupati”Apresiasi terhadap Reward yang telah di berikan sebagai motivasi untuk Berpacu Membayar Pajak Tepat Waktu”
Pisah Sambut Camat Cisaat dari Plt Boby Prihardi Gumulya S.IP.M.Si. Kepada Hj Ratu Badrijawati S.IP. M.Si
Bupati Sukabumi Hadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan Dan Kesatuan 
Komisi Satu DPRD Kab Sukabumi Tekan Semua SPPG Harus Kantongi PBG dan SLF Sebelum Akhir Tahun 
Kepala Desa pondok kaso Landeuh Ujang Sopandi, Dalam Rangka Ulang Tahun Desanya Yang Ke 62 Tahun 
Pisah Sambut Camat Parungkuda, Asep Somantri, S.IP.M.SI. Kepada Camat Hasanudin

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:14 WIB

Paripurna Istimewa DPRD dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi(HJKS) Ke-156

Kamis, 10 September 2026 - 20:06 WIB

Sekar Budaya HJKS Ke-156, Nuansa Budaya Sunda dan Bupati Ajak Semua Bergotongroyong Membangun Sukabumi

Senin, 7 September 2026 - 16:27 WIB

Pisah Sambut Camat Cisaat dari Plt Boby Prihardi Gumulya S.IP.M.Si. Kepada Hj Ratu Badrijawati S.IP. M.Si

Kamis, 3 September 2026 - 16:15 WIB

Bupati Sukabumi Hadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan Dan Kesatuan 

Kamis, 3 September 2026 - 13:33 WIB

Komisi Satu DPRD Kab Sukabumi Tekan Semua SPPG Harus Kantongi PBG dan SLF Sebelum Akhir Tahun 

Berita Terbaru