LINTAS SUKABUMI – Semangat kebersamaan terasa hangat di Kampung Ciherang, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jumat (1/5/2026). Di tengah aktivitas warga yang mulai menggeliat sejak pagi, sejumlah anggota Ormas Manggala Garuda Putih (MGP) DPC Surade bersama unsur pemerintah desa dan aparat setempat bahu-membahu membongkar rumah milik seorang ketua RT yang sudah tidak layak huni.
Bukan sekadar kegiatan fisik, renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) ini menjadi cerminan kepedulian sosial yang terus dijaga oleh organisasi tersebut. Palu dan cangkul yang berayun hari itu seakan menyatukan harapan akan kehidupan yang lebih layak bagi penerima bantuan.
Ketua Manggala Garuda Putih Kecamatan Surade, Suparli, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin organisasi dalam bidang sosial.
“Kegiatan pembangunan rutilahu ini adalah salah satu kegiatan rutin kami di bidang sosial. Untuk bulan ini ada tiga titik yang sudah masuk agenda kami. Saat ini baru satu titik yang dikerjakan, insya Allah dua titik lainnya akan menyusul setelah pembangunan ini selesai,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari swadaya.
“Anggaran kami kumpulkan dari para donatur dan kas organisasi. Harapan ke depan, kami tetap bersama TNI dan Polri. Untuk kegiatan sosial, kami akan terus mengutamakan,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari aparat kepolisian. Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif yang dilakukan.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat, khususnya bagi Pak RT dan umumnya masyarakat Ciherang yang mengalami kondisi kurang beruntung. Rumahnya sudah tidak layak, dan ini kita bantu agar menjadi lebih layak dari sebelumnya,” ungkapnya.
Ia juga mengaitkan kegiatan ini dengan nilai keberkahan di hari Jumat.
“Konsepnya juga berkaitan dengan Jumat Berkah. Mudah-mudahan membawa keberkahan untuk kita semua,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Desa Buniwangi, Dadan Hermawan, menyambut baik kolaborasi yang terjalin antara ormas, pemerintah desa, dan unsur Forkopimcam.
“Sebagai pemerintah desa, alhamdulillah hari ini kami bersama Ormas Manggala Garuda Putih melaksanakan pembongkaran rumah warga untuk direnovasi kembali. Saya berterima kasih, ini bukti nyata untuk mengembalikan semangat gotong royong di masyarakat,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
“Dengan anggaran pemerintah yang saat ini terbatas, kita kembalikan ke masyarakat untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan gotong royong. Insya Allah ini bisa menjadi contoh ke depan,” pungkasnya.
Di balik debu pembongkaran dan suara dentingan alat kerja, terselip harapan baru bagi sang pemilik rumah. Bahwa di tengah keterbatasan, masih ada tangan-tangan yang peduli, dan kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun kehidupan yang lebih layak.
( jangs)












