LINTAS SUKABUMI – Warga Kampung Cempaka Putih, RT.5 RW.11 Kelurahan dan Kecamatan Palabuhanratu yang tepatnya di belakang Kantor Setda Kabupaten Sukabumi merasa resah saat akan menghadapi musim Hujan, di karenakan Pohon yang berada di pinggir jalan yang volume ,diameter dan tingginya sudah melebihi batas dikwatirkan tumbang, apalagi saat ada hujan yang di sertai dengan angin kencang.
Menurut Ketua RT setempat Siswo yang akrab disapa dengan Pa Bimbim, dirinya merasa kwatir dan Was was terhadap pohon tersebut karena sewaktu waktu pohon tersebut akan jatuh apalagi hujan di sertai dengan angin kencang, dan menimpa ke rumah warga.
“Saya merasa Was was dan kwatir sekali pohon tersebut tumbang dan menimpa rumah warga atau kendaraan yang melintas, saya sudah sering melapor hal tersebut kepada pihak terkait namun sampai sekarang masih belom ada realisasi” jelas Bimbim ke awak media, Selasa(24/9/2024).
Bimbim pun berharap agar pemerintah cepat tanggap dalam persoalan ini jangan sampai berlarut larut dan menunggu adanya korban.
“ya saya berharap agar pihak pemerintah cepat tanggap dalam menghadapi persoalan ini, jangan sampai berlarut-larut karena sebentar lagi kita menghadapi musim penghujan dan jangan menunggu adanya korban”jelas Bimbim


Hal senada di ungkapkan oleh seorang warga yang juga tokoh masyarakat kampung cempaka putih yang akrab disapa A Ujang, dirinya berharap agar pihak pemerintah secepat mungkin mengexecusi pohon-pohon yang kiranya bisa membahayakan warga yang beradadi sekitar pohon tersebut.
“Betul apa yang tadi di katakan pa RT, saya juga berharap demikian, pemerintah seharusnya cepat tanggap dan cepat mengexecusi karena sekarang menghadapi musim hujan, dan menjaga hal-hal yang tidak di inginkan, dengan istilah Sedia payung sebelum Hujan”‘tuturnya
Menurut A Ujang, selain pohonnya itu sudah tinggi-tinggi dan bawah pohonnya ada yang keropos, pohon tersebut juga berada di atas trotoar yang bawahnya gorong-gorong.
“Yang di takutkan itu gitu, si pohon tersebut di samping sudah tinggi dan ada yang bolong, terus pohon tersebut berdiri di atas trotoar dan bawahnya gorong-gorong, di takutkan akarnya tidak menembus tanah semua karena terhalang gorong-gorong.dan ngerinya pas datang hujan di sertai angin, warga berada di sekitar pohon tersebut semuanya menghindar cari tempat yang aman “tandasnya
“Saya memohon untuk masalah ini agar segera di atasi, dan permohonan untuk pemangkasan dari pihak warga kampung cempaka putih ini bisa secepatnya terealisasi oleh pihak atau dinas yang terkait”Pungkasnya
red












