LINTAS SUKABUMI – Penyertaan modal yang tercatat di BUMDES Tirta Raya Mandiri Jayanti TA 2025 yang pengelokasiannya yaitu ke Bidang Pertanian dan Peternakan.dan ada juga yang di luar administrasinya yang masih merupakan usaha BUMDES juga.Hal tersebut di ungkapkan oleh Kepala Desa Jayanti Nandang, SAg saat menggelar Musdes dan Musrembangdes pada Jum’at(25/9/2026) di Aula desa Jayanti.
Dalam pemaparannya, Kades Nandang menjelaskan bahwa pemdes Jayanti menggelar dua kegiatan yaitu Musdes dan Musrembangdes.di Musdes membahas tentang Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) BUMDES Tirta Raya Mandiri dalam pengalokasian Anggaran Tahun 2025.
“Ya pada hari ini pemdes Jayanti menggelar kegiatan yaitu Musdes dan Musrembangdes, untuk di Musdes membahas tentang Laporan pertanggung jawaban Bumdes terkait penyertaan modal dari pemdes Jayanti di Tahun anggaran 2025, yaitu ke bidang pertanian dan peternakan.dan ini yang resmi tercatat di administrasinya” jelas kades Nandang
Sedangkan diluar dari administrasi itu, lanjut kades Nandang, ada yang tidak tercatat dan masih usaha BUMDES juga yaitu kerjasama pengelolaan wisata dengan Batu bintang dan pengelolaan Sodas”sambungnya
Lebih lanjut kades Nandang juga menjelaskan terkait penyertaan modal yang Non Ketahanan pangan di alokasikan ke pengadaan Logistik seperti panggung, Papayon dan korsi.
Mengenai kegiatan musrembang, kades Nandang juga menjelaskan walaupun adanya keterbatasan anggaran , namun pihaknya berusaha untuk mendapatkan apa yang menjadi harapan masyarakat.
“Untuk Musrembang, walaupun keterbatasan anggaran dan semua orang juga tahu hampir 70% pemangkasannya, tapi kita tetap berusaha bagaimana caranya kita berusaha dan mendapatkan apa yang menjadi harapan masyarakat.dan Alhamdulilah, di tahun 2027 nanti kita mendapatkan dua titik .satu titik dari Pemda sukabumi dan satu titik lagi dari kementrian perikanan”jelasnya
Dan kades Nandang berharap semua kegiatan yang telah di rencanakan bisa terealisasi semuanya, dengan harapan lagi para Kadus,RW,RT dan masyarakat bisa lebih mengerti tentang keadaan desa saat ini.
(Red)












