LINTAS SUKABUMI – Sebuah aksi penyelamatan dramatis terjadi pada Selasa 29 Juli 2025 di Kampung Cikupa RT 18/06, Desa/Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Seorang anak bernama Paska ( 8 ) terjatuh ke dalam sumur, memicu respons cepat dari tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos IX Sagaranten.
Warga setempat langsung berinisiatif segera menghubungi Damkar Sagaranten setelah mengetahui kejadian tersebut. Tim penyelamat yang dipimpin oleh petugas Supyadin bersama rekan-rekannya langsung meluncur ke lokasi dan melakukan proses evakuasi dengan sigap dan terkoordinasi.
” Kami menerima laporan warga sekitar pukul 14.50 WIB. Lima menit kemudian kami empat personel sudah tiba dilokasi dan melakukan persiapan penyelamatan anak tersebut, ” ujar Komandan Damkar Sagaranten kepada.lintas sukabumi, Selasa ( 28/7 ).
Beruntung, setelah melalui proses penyelamatan yang cukup menegangkan, bocah tersebut berhasil dikeluarkan dari sumur dalam kondisikondisi selamat. Operasi penyelamatan ini berlangsung lancar tanpa kendala besar.

” Alhamdulilah operasi penyelamatan ini berhasil meskipun peralatan yang kita gunakan terbatas dan seadanya. Demi kelancaran tugas dilapangan kami sangat berharap adanya bantuan peralatan lengkap dari pemerintah Kabupate Sukabumi, ” harap Supyadin.
Dikatakan Supyadin, untuk kelancaran tugas dilapangan beberapa peralatan sepert Karmantel, Karabiner, Webing, Prusik, dan Harnes sangat mendesak diperlukan. ” Peralatan tersebut hanya dimiliki beberapa Pos Damkar yang ditunjuk, seperti Pos Palabuhanratu, Jampangkulon, dan Parungkuda. Kami pun bisa meminjamnya, tetapi jarak Pos nya terlalu jauh, ” pungkas Supyadin
Aksi ini mendapat banyak apresiasi dari warga dan warganet, yang memuji kesigapan Damkar Sagaranten . Ucapan terima kasih pun mengalir dari masyarakat atas kerja cepat dan para petugas profesional.
“ Saya apresiasi atas kinerja petugas Damkar Sagaranten yang berhasil menyelamatkan anak yang terperosok ke sumur. Terima kasih untuk Damkar dan seluruh tim yang terlibat,” ujar salah satu warga melalui media sosial.
Kejadian ini mengingatkan pentingnya koordinasi cepat dalam situasi darurat, serta dedikasi para petugas yang tak kenal lelah menjaga keselamatan, bukan hanya manusia tetapi juga hewan ternak yang menjadi sumber mata pencaharian warga.
Rep JS












