LINTAS SUKABUMI – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H Ade Suryaman membuka Pasar Rakyat UMKM dalam rangkaian Hari Jadi ke-155 Kabupaten Sukabumi. Acara yang digelar di Lapangan Cangehgar, Palabuhanratu, Jumat (29/8/2025) malam itu diwarnai penampilan seni budaya tradisional khas daerah.
Sebanyak 106 stan UMKM ditampilkan dalam perhelatan tersebut, mulai dari produk unggulan hasil bumi, kreativitas, hingga inovasi lokal. Selain itu, panitia juga menyiapkan beberapa wahana permainan modern dan panggung hiburan untuk menarik minat masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman, menegaskan bahwa Pasar Rakyat UMKM bukan sekadar pesta rakyat tahunan, melainkan tonggak kebangkitan ekonomi daerah.
“Pasar Rakyat ini diharapkan dapat menjadi sarana promosi produk unggulan, menciptakan perputaran investasi, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar Sekda.

Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan misi pemerintah daerah sebagaimana ditetapkan dalam RPJMD 2025-2030, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi berkualitas dan berkelanjutan melalui pengembangan agroindustri dan pariwisata.
Pasar Rakyat UMKM akan berlangsung selama 14 hari, dari 29 Agustus hingga 14 September 2025. Pemerintah daerah menargetkan seluruh stan dapat terisi penuh oleh pelaku usaha lokal.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, menambahkan bahwa pameran ini juga melibatkan mitra usaha dari berbagai sektor guna memperluas jaringan kerja sama.
“Tujuannya tidak lain untuk meningkatkan daya saing UMKM secara nasional,” singkatnya.
Hal Senada di sampaikan oleh Ketua Pelaksana Kegiatan atau Even Organisation (EO) yaitu Agus Chandra, bahwa dengan adanya kegiatan HJKS Ke-155 dan Hari jadi Propinsi Jawa Barat, berharap ini bisa mendobrak ekonomi para pelaku usaha lokal.
“Ya ini jelas kalau HJKS Ke-155 di satukan dengan Hari Jadi Propinsi Jawa Barat ke-80 tentu bisa menambah nilai plus untuk para pelaku usaha lokal yang ada di kabupaten Sukabumi ini khususnya di palabuhanratu perdagangannya bisa meningkat, Hotel-hotel nya bisa terisi juga para pelaku UMKM nya bisa ramai”tutupnya(*)












