Gempar, Sesosok Mayat Perempuan di temukan warga Cisarua Sagaranten  terapung di kolam

- Publisher

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS SUKABUMI – Penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas di Kampung Cisarua, Desa/Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa, 16 September 2025, menggemparkan warga sekitar. Saat ditemukan jasad korban dalam kondisi mengambang di sebuah kolam.

Kapolsek Sagaranten, Akp A. Suryana B membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. ” Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 09.00 WIB, dan langsung menuju TKP untuk melakukan evaluasi juga penyelidikan awal, ” kata Akp Suryana.

Diungkapkan Akp Suryana, penemuan jasad itu bermula ketika seorang warga berinisial BN, sekitar pukul 08.00 WIB, hendak mengambil air bersih dibelakang rumahnya. Namun saat melihat ke arah kolam ia mencurigai sesuatu yang mengambang di kolam.

”  Saksi tidak berani mendekat dan langsung ia memberitahu penemuannya itu ke tetangganya, untuk bersama sama memastikan benda yang dilihatnya tersebut, ” tambah Akp Suryana.

Saksi berinisial YS yang mendapat informasi dari BN kemudian sekira pukul 09.00 WIB bersama BN dan ditemani empat orang warga lainnya pergi menuju kolam untuk memastikan benda yang terapung di kolam.

Pihak kepolisian telah berupaya untuk mengungkap identitas korban dan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk menditrksi identitas korban.

“Identifikasi korban tidak terdeteksi karena kondisi kulit jari korban yang sudah mulai terkelupas sehingga tidak sempurna untuk dipindai,” terang AKP Suryana.

Disebutkan Akp Suryana, ciri ciri korban memiliki tinggi badan sekitar 155 senti meter, warna kulit sawo matang, rambut beruban dan diikat, mengenaksn gamis warna abu abu dan bercelana panjang coklat. Usia diperkirakan 75 tahun.

” Saat ini jasad korban berada di kamar jenazah RSUD Sagaranten. kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut, segera melapor ke Polsek Sagaranten atau datang langsung ke RSUD Sagaranten, ” pungkasnya

(Rep JS)

Berita Terkait

Dugaan Kekerasan Seksual NL , Pihak Satreskim Polres Sukabumi Sebut Sudah di Jalankan Secara Profesional dan On The Track
MIRIS! KORBAN ROMANCE SCAM RUGI RP 500 JUTA, JUSTRU DI PROSES OLEH POLRES SUKABUMI ATAS TUDUHAN TAK BERDASAR
ASN di Gunungguruh Ditemukan Meninggal, Polisi Duga Dipicu Masalah Pribadi
Warga Dibuat Resah, Toko Jamu Di Wilayah Desa Sundawenang Diduga Menjual Minuman Beralkohol
OPINI HUKUM : Hari Raya Idul Fitri sebagai Manifestasi Restorative Justice dalam Perspektif KUHAP No. 20 Tahun 2025
Polres Sukabumi Akhirnya Tetapkan Ibu Tiri (DR) Kasus Penganiayaan Anak Dibawah Umur(NS) Jadi TERSANGKA
Konten Kreator Gorontalo KA KUHU Kini Resmi Menyandang Status Tersangka
LAGI, DITRESKRIMSUS POLDA GORONTALO SERAHKAN TERSANGKA TP KORUPSI JALAN NANI WARTABONE

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual NL , Pihak Satreskim Polres Sukabumi Sebut Sudah di Jalankan Secara Profesional dan On The Track

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:39 WIB

MIRIS! KORBAN ROMANCE SCAM RUGI RP 500 JUTA, JUSTRU DI PROSES OLEH POLRES SUKABUMI ATAS TUDUHAN TAK BERDASAR

Kamis, 30 April 2026 - 09:35 WIB

ASN di Gunungguruh Ditemukan Meninggal, Polisi Duga Dipicu Masalah Pribadi

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:49 WIB

Warga Dibuat Resah, Toko Jamu Di Wilayah Desa Sundawenang Diduga Menjual Minuman Beralkohol

Sabtu, 21 Maret 2026 - 23:27 WIB

OPINI HUKUM : Hari Raya Idul Fitri sebagai Manifestasi Restorative Justice dalam Perspektif KUHAP No. 20 Tahun 2025

Berita Terbaru