Heboh, Penemuan Bayi Laki laki di Tegal Buled, Tali pusarnyapun masih menempel

- Publisher

Selasa, 22 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS SUKABUMI – Warga Desa Buniasih dihebohkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin laki laki dengan kondisi tali pusar masih terburai. Peristiwa itu terjadi di Kampung Kokocoran RT 001/001, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa ( 22/7/2025 ) sekira pukul 05.00 WIB.

Kapolsek Tegalbuleud Polres Sukabumi, Akp M. Iqsan membenarkan adanya peristiwa itu. Dikatakannya, saat ditemukan bayi dalam kondisi kedingan dengan tali pusar yang masih menempel.

” Bayi itu ditemukan oleh warga bernama Ihsan, saat ia keluar rumah dan menemukan sebuah bungkusan berwarna hijau yang si dalamnya terdapat bayi dengan tali pusar masih terburai, ” ujar Kapolsek.

Penemuan bayi itu, kata Kapolsek, berawal ketika saksi sekitar pukul 05.00 WIB mendengar adanya suara tangisan bayi. Karena penasaran saksi kemudian keluar rumah untuk mencari tahu sumber suara itu. Saat diluar rumah saksi menemukan bayi tersebut tergeletak di pinggir rumahnya.

Lanjut kata Kapolsek, setelah diketahui temuannya itu adalah bayi kemudian saksi memberitahukannya kepada Ade, tetangganya, lalu memanggil dukun beranak ( peraji) untuk melakukan penanganan pertama terhadap bayi teraebut.

” Setelah dilakukan penanganan pertama oleh paraji kemudian bayi itu dibawa ke Puskesmas untuk mendapat penanganan lanjutan dengan incubator karena bayi dalam kondisi kedinginan, ” tambah Akp. M Iqsan.

Hasil pemeriksaan diketahui bayi tersebut memiliki berat badan 2,6 kilogram, tinggi badan 4,8 senti meter, lingkar perut 30 sentimeter, lingkar kepala 31 sentimeter, lingkar lengan 11 senti meter, dan memiliki lingkar dada 32 sentimeter.

Sementara itu Kepala Puskesmas Tegalbuleud, H. Gugum, menuturkan karena kondisi bayi mengalami retraksi, bayi tersebut ahirnya di bawa ke RSUD Jampangkulon.

” Ya bayi itu tadi sempat kami tangani, dan hasil pemeriksaan kondisi bayi itu mengalami retraksi, kondisi saat otot-otot di sekitar dada dan leher bayi tertarik ke dalam saat bernapas, yang menandakan adanya kesulitan bernapas. Untuk penangan lanjutan bayi sekarang berada di RSUD Jampangkulon, ” pungkasnya.

Red Js

Berita Terkait

Dugaan Kekerasan Seksual NL , Pihak Satreskim Polres Sukabumi Sebut Sudah di Jalankan Secara Profesional dan On The Track
MIRIS! KORBAN ROMANCE SCAM RUGI RP 500 JUTA, JUSTRU DI PROSES OLEH POLRES SUKABUMI ATAS TUDUHAN TAK BERDASAR
ASN di Gunungguruh Ditemukan Meninggal, Polisi Duga Dipicu Masalah Pribadi
Warga Dibuat Resah, Toko Jamu Di Wilayah Desa Sundawenang Diduga Menjual Minuman Beralkohol
OPINI HUKUM : Hari Raya Idul Fitri sebagai Manifestasi Restorative Justice dalam Perspektif KUHAP No. 20 Tahun 2025
Polres Sukabumi Akhirnya Tetapkan Ibu Tiri (DR) Kasus Penganiayaan Anak Dibawah Umur(NS) Jadi TERSANGKA
Konten Kreator Gorontalo KA KUHU Kini Resmi Menyandang Status Tersangka
LAGI, DITRESKRIMSUS POLDA GORONTALO SERAHKAN TERSANGKA TP KORUPSI JALAN NANI WARTABONE

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual NL , Pihak Satreskim Polres Sukabumi Sebut Sudah di Jalankan Secara Profesional dan On The Track

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:39 WIB

MIRIS! KORBAN ROMANCE SCAM RUGI RP 500 JUTA, JUSTRU DI PROSES OLEH POLRES SUKABUMI ATAS TUDUHAN TAK BERDASAR

Kamis, 30 April 2026 - 09:35 WIB

ASN di Gunungguruh Ditemukan Meninggal, Polisi Duga Dipicu Masalah Pribadi

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:49 WIB

Warga Dibuat Resah, Toko Jamu Di Wilayah Desa Sundawenang Diduga Menjual Minuman Beralkohol

Sabtu, 21 Maret 2026 - 23:27 WIB

OPINI HUKUM : Hari Raya Idul Fitri sebagai Manifestasi Restorative Justice dalam Perspektif KUHAP No. 20 Tahun 2025

Berita Terbaru