LINTAS SUKABUMI – Warga Desa Buniasih dihebohkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin laki laki dengan kondisi tali pusar masih terburai. Peristiwa itu terjadi di Kampung Kokocoran RT 001/001, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa ( 22/7/2025 ) sekira pukul 05.00 WIB.
Kapolsek Tegalbuleud Polres Sukabumi, Akp M. Iqsan membenarkan adanya peristiwa itu. Dikatakannya, saat ditemukan bayi dalam kondisi kedingan dengan tali pusar yang masih menempel.
” Bayi itu ditemukan oleh warga bernama Ihsan, saat ia keluar rumah dan menemukan sebuah bungkusan berwarna hijau yang si dalamnya terdapat bayi dengan tali pusar masih terburai, ” ujar Kapolsek.
Penemuan bayi itu, kata Kapolsek, berawal ketika saksi sekitar pukul 05.00 WIB mendengar adanya suara tangisan bayi. Karena penasaran saksi kemudian keluar rumah untuk mencari tahu sumber suara itu. Saat diluar rumah saksi menemukan bayi tersebut tergeletak di pinggir rumahnya.
Lanjut kata Kapolsek, setelah diketahui temuannya itu adalah bayi kemudian saksi memberitahukannya kepada Ade, tetangganya, lalu memanggil dukun beranak ( peraji) untuk melakukan penanganan pertama terhadap bayi teraebut.
” Setelah dilakukan penanganan pertama oleh paraji kemudian bayi itu dibawa ke Puskesmas untuk mendapat penanganan lanjutan dengan incubator karena bayi dalam kondisi kedinginan, ” tambah Akp. M Iqsan.
Hasil pemeriksaan diketahui bayi tersebut memiliki berat badan 2,6 kilogram, tinggi badan 4,8 senti meter, lingkar perut 30 sentimeter, lingkar kepala 31 sentimeter, lingkar lengan 11 senti meter, dan memiliki lingkar dada 32 sentimeter.
Sementara itu Kepala Puskesmas Tegalbuleud, H. Gugum, menuturkan karena kondisi bayi mengalami retraksi, bayi tersebut ahirnya di bawa ke RSUD Jampangkulon.
” Ya bayi itu tadi sempat kami tangani, dan hasil pemeriksaan kondisi bayi itu mengalami retraksi, kondisi saat otot-otot di sekitar dada dan leher bayi tertarik ke dalam saat bernapas, yang menandakan adanya kesulitan bernapas. Untuk penangan lanjutan bayi sekarang berada di RSUD Jampangkulon, ” pungkasnya.
Red Js












