Operasi Pekat II Lodaya 2025: Polres Sukabumi Bekuk Preman Jalanan hingga Dua Wartawan Gadungan Pemeras Proyek

- Publisher

Senin, 12 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS SUKABUMI – Dalam rangka menciptakan suasana aman dan kondusif di tengah masyarakat, Polres Sukabumi menggelar Operasi Pekat II Lodaya 2025 selama 10 hari, mulai tanggal 1 hingga 10 Mei. Hasilnya, berbagai penyakit masyarakat berhasil diungkap, termasuk aksi premanisme, pungutan liar, hingga pemerasan oleh oknum yang mengaku sebagai wartawan.

Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, menegaskan bahwa operasi ini merupakan atensi langsung dari Kapolda Jawa Barat untuk memberantas segala bentuk aksi premanisme yang meresahkan warga.

“Polres Sukabumi berhasil mengamankan dua target operasi dan membina 210 orang yang berpotensi menjadi pelaku penyakit masyarakat. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah hukum kami,” ujar AKBP Samian.

Salah satu pengungkapan mencolok adalah penangkapan dua pria berinisial Y dan YS yang mengaku sebagai wartawan. Keduanya diduga melakukan pemerasan terhadap pihak yang terlibat dalam proyek pemerintah dengan ancaman akan mempublikasikan berita negatif jika tidak diberikan sejumlah uang.

“Setelah menerima uang, kedua pelaku tetap mempublikasikan berita tersebut dan kembali menekan korban untuk meminta uang tambahan,” ungkap Kasatreskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono.

Polres Sukabumi memastikan akan menindak tegas setiap pelaku tindak pidana premanisme dan pemerasan sesuai hukum yang berlaku. Masyarakat pun diimbau untuk tidak ragu melaporkan jika mengetahui atau menjadi korban aksi premanisme.

“Laporkan segera ke kantor polisi terdekat apabila menemukan aksi pemalakan, pemerasan, atau tindak pidana lainnya. Kami akan tindaklanjuti secara profesional,” tutup Kapolres.

Ed* ucup

Berita Terkait

Dengan Metode scientific crime Investigation, Satreskrim Polres Sukabumi berhasil Ungkap Mayat terikat dan terbungkus plastik di Tol Bocimi KM.69, Tiga orang tersangka di Amankan
Dipicu Cekcok Hasil Tangkapan Ikan, Duel Maut 3 ABK terjadi(2 vs 1), 2 ABK tewas di Kapal Ikan KM Cahaya Mutiara
Satnarkoba Polres Sukabumi Kembali Ungkap Kasus Peredaran 41.479 Butir Obat Terlarang dan 3.641 Botol Miras serta Amankan 19 Orang Pelakunya
DITRESKRIMSUS POLDA GORONTALO POLICE LINE LUBANG TAMBANG EMAS DI BONE BOLANGO
Dugaan Kekerasan Seksual NL , Pihak Satreskim Polres Sukabumi Sebut Sudah di Jalankan Secara Profesional dan On The Track
MIRIS! KORBAN ROMANCE SCAM RUGI RP 500 JUTA, JUSTRU DI PROSES OLEH POLRES SUKABUMI ATAS TUDUHAN TAK BERDASAR
ASN di Gunungguruh Ditemukan Meninggal, Polisi Duga Dipicu Masalah Pribadi
Warga Dibuat Resah, Toko Jamu Di Wilayah Desa Sundawenang Diduga Menjual Minuman Beralkohol

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Dengan Metode scientific crime Investigation, Satreskrim Polres Sukabumi berhasil Ungkap Mayat terikat dan terbungkus plastik di Tol Bocimi KM.69, Tiga orang tersangka di Amankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Dipicu Cekcok Hasil Tangkapan Ikan, Duel Maut 3 ABK terjadi(2 vs 1), 2 ABK tewas di Kapal Ikan KM Cahaya Mutiara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:41 WIB

Satnarkoba Polres Sukabumi Kembali Ungkap Kasus Peredaran 41.479 Butir Obat Terlarang dan 3.641 Botol Miras serta Amankan 19 Orang Pelakunya

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:18 WIB

DITRESKRIMSUS POLDA GORONTALO POLICE LINE LUBANG TAMBANG EMAS DI BONE BOLANGO

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual NL , Pihak Satreskim Polres Sukabumi Sebut Sudah di Jalankan Secara Profesional dan On The Track

Berita Terbaru