Jembatan Gantung Paris Penghubung Banten–Jawa Barat Direnovasi Lewat Swadaya dan Dukungan PT Paragon

- Publisher

Minggu, 18 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS SUKABUMI – Jembatan Gantung Paris yang menghubungkan dua desa di dua provinsi, yakni Desa Pasir Bungur, Kabupaten Lebak, Banten, dan Desa Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kini tengah menjalani proses renovasi setelah bertahun-tahun mengalami kerusakan.

Renovasi jembatan ini dilakukan melalui gotong royong masyarakat dari kedua desa, dengan dukungan dana dari PT Paragon Technology and Innovation (Paragon Group). Jembatan ini memiliki peran vital dalam kehidupan sehari-hari warga, khususnya sebagai jalur utama pendidikan dan perekonomian. Setiap hari, anak-anak dari wilayah Jawa Barat menyeberangi jembatan ini untuk bersekolah di wilayah Banten. Selain itu, jembatan ini menjadi akses utama warga dalam memenuhi kebutuhan harian serta menjalankan kegiatan perdagangan antarwilayah.

Jembatan Gantung Paris pertama kali dibangun pada tahun 2015 sebagai jembatan gantung berbahan besi. Sebelumnya, jembatan ini hanya berupa jembatan sederhana dari bambu dan kayu yang dibangun secara gotong royong oleh masyarakat, dipelopori oleh tokoh masyarakat lokal.

Renovasi kali ini dibiayai melalui penyaluran zakat dari perusahaan dan karyawan PT Paragon Group, dengan Sinergi Foundation sebagai mitra penyalur, serta Sasaka Indonesia sebagai pelaksana pembangunan di lapangan. Sasaka Indonesia sendiri telah berpengalaman membangun 33 jembatan di berbagai wilayah melalui kolaborasi dengan berbagai mitra dan instansi.

“Kami menargetkan proses renovasi ini selesai dalam waktu satu minggu. Ini bisa tercapai karena seluruh komponen jembatan telah dirakit sebelumnya selama tiga minggu di pabrikasi Cianjur,” ujar perwakilan Tim Sasaka Indonesia.

Dari sisi warga, keberadaan jembatan ini sangat penting dan dinantikan perbaikannya. “Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Jembatan ini sangat kami butuhkan untuk aktivitas sehari-hari, terutama anak-anak yang sekolah di seberang,” ujar Ibu Sari, warga Desa Caringin.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata sinergi antara masyarakat, sektor swasta, dan lembaga sosial dalam membangun infrastruktur yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah perbatasan provinsi.(*)

Berita Terkait

Polda Gorontalo Tindak Tegas Secara Hukum Orang Yang Jual Beli Barang Hasil PETI
Kapolda Gorontalo Tegaskan Barang Siapa yang Menjual atau Membeli Emas dari Hasil PETI Terancam Pidana 5 Tahun Penjara dan Denda 100 Milyar
Audiensi dan Sosialisasi Serikat Buruh Bersama Polda Gorontalo Perkuat Sinergi Penanganan Masalah Ketenagakerjaan
Dukung Program ASRI Kapolri, Ditreskrimsus dan Sat Sabhara Polda Gorontalo Gelar Aksi Bersih-bersih Selama Bulan Ramadhan
Kapolda Irjen Pol Widodo Turunkan Tim Investigasi, Tambang dan Banjir Pohuwato Diselidiki
Stop Kerusakan Lingkungan, Polda Bakal Lakukan Penertiban PETI Diseluruh Wilayah Gorontalo
DITRESKRIMSUS POLDA GORONTALO MENETAPKAN ZH SEBAGAI TERSANGKA DUGAAN TINDAK PIDANA HAK CIPTA
Mangkir 2 Kali dari Panggilan Penyidik, Marten yang buron selama 5 Bulan Diamankan Penydik di Kota Manado

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 07:48 WIB

Polda Gorontalo Tindak Tegas Secara Hukum Orang Yang Jual Beli Barang Hasil PETI

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:50 WIB

Kapolda Gorontalo Tegaskan Barang Siapa yang Menjual atau Membeli Emas dari Hasil PETI Terancam Pidana 5 Tahun Penjara dan Denda 100 Milyar

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:46 WIB

Audiensi dan Sosialisasi Serikat Buruh Bersama Polda Gorontalo Perkuat Sinergi Penanganan Masalah Ketenagakerjaan

Selasa, 24 Februari 2026 - 02:06 WIB

Dukung Program ASRI Kapolri, Ditreskrimsus dan Sat Sabhara Polda Gorontalo Gelar Aksi Bersih-bersih Selama Bulan Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:38 WIB

Kapolda Irjen Pol Widodo Turunkan Tim Investigasi, Tambang dan Banjir Pohuwato Diselidiki

Berita Terbaru